FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
17 06-2017

338

Hasil Evaluasi Jaringan Selular di Medan Baik, Siap Layani Arus Mudik 2017

Kategori Berita Kementerian | Diani Hutabarat

Medan, Kominfo- Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) melakukan pengujian kesiapan jaringan telekomunikasi di kawasan Kota Medan, Sumatera Utara.  "Dari pengujian yang dilaksanakan sepanjang bulan Mei sampai Juni, hasilnya secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik sekali. Sehingga jaringan telekomunikasi selular di Medan dan sekitarnya siap melayani arus mudik, lebaran dan arus balik 2017," kata Komisioner BRTI Muhammad Imam Nashiruddin dalam kegiatan Jumpa Pers yang diadakan di JW Mariot Hotel, Medan, Sumatera Utara, Jumat (16/06/2017).
Upaya memastikan jaringan telekomunikasi dapat menampung kapasitas dan melayani mobilitas masyarakat Indonesia yang akan mudik menjadi perhatian BRTI. "Selama menjelang datangnya Idul Ftri 1438 H ada potensi peningkatan serta pergerakan trafik. Khususnya selama arus mudik, hari raya dan arus balik lebaran," papar Imam Nashiruddin.
Medan merupakan kota ketujuh dari 10 kota di Indonesia tempat uji pemantauan layanan selular. Kota Medan merupakan kota terbesar di pulau Sumatera dperkirakan pemudik akan menggunakan berbagai moda transportasi, baik darat,laut dan udara serta kereta api. "Meliputi titik keberangkatan mudik yang tinggi dan sebagai salah satu titik utama kedataangan mudik nasional, Juga kota keberangkatan mudik dengan titik wilayah Sumatera utara dan sekitarnya," jelas Komisioner BRTI Imam.
Menurut Imam Nashiruddin dalam jumpa pers bertema “Evaluasi Kesiapan Jaringan Telekomunikasi", kegiatan itu merupakan kegiatan rutin dalam rangka pemaparan publik mengenai evaluasi kesiapan operator. "Dan antisipasi yang perlu dilakukan terkait adanya poensi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik lebaran," katanya.
Mengenai teknis pengujian, Imam menjelaskan prosesnya dilakukan terhadap empat elemen uji layanan dan jaringan telekomunikasi yaitu.
Pertama, uji kualitas layanan telepon seperti tingkat keberhasilan panggil (successfull call ratio ), kegagalan panggilan (call drop), kualitas suara (mean opinion score) serta lama waktu sambung panggilan call (call setup tme).
Kedua, uji kualitas layanan SMS dengan menggunakan parameter uji seperti tingkat keberhasilan pengiriman dan lama lama pengiriman SMS.
Ketiga, uji kualitas layanan mobile interenet diuji dengan menggunakan parameter seperti kecepatan rata-rata unduh, tingkat keberhasilan unduh serta network latency (delay).
Dan, keempat uji kualitas cakupan mobilitas dengan menggunakan parameter kualitas sinyal selular di sepanjang rute jalan-jalan utama Kota Medan.
"Adapun metode pengujian dilakukan menggunakan statistic test pada titik yang diperkirakan menjadi kedatangan mudik antara lain Bandara Kualanamu, stasiun kereta api, terminal bus Ampelas serta Bandar Deli dan Pelabuhan Belawan," rinci Imam.
Selain itu, menurut Imam, juga dilakukan drive test untuk seluruh jaringan operator yang ditujukan guna mengetahui kualitas layanan dan kualitas sinyal selular di jalan utama Kota Medan.
"Dari hasil uji petik, secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik sekali sehingga jaringan telekomunikasi selular di Medan dan sekitarnya siap melayani pemudik," papar Imam.

Tingkatkan Kualitas Layanan
Kmisioner BRTI Imam mengharapkan setiap operator selular terus meningkatkan kualitas layanan dan kualitas sinyal selular. "Cakupan mobilitas khususnya jaringan mobile internet karena sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama daerah daerah yang dibanjiri masyarakat pemudik di Medan seperti Bandara Kualanamu, stasiun kereta api Medan, Terminal Bus Ampelas, dan Pelabuhan Belawan," ujarnya.
Guna memastikan kesiapan fasilitas pendukung mudik, BRTI juga melakukan kunjungan ke operator selular dan telekomunikasi untuk memeriksa fasilitas layanan pelanggan. "Baik itu call center, distribusi voucher, network operation center atau command center, disaster recovery management, serta fasilitas pendukung lainnya," tambah Imam.
Dalam kunjungan tersebut, menurut Imam diharapkan performa jaringan telekomunikasi dapat terpantau dengan baik sehingga para  operator telekomunikasi dapat melayani pelanggan sesuai kriteria yang dipersyaratkan. "Khususnya dalam mengantisipasi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik," jelasnya.
Hadir dalam acara itu narasumber dari operator telekomunikasi Deputy EVP Sumatra-Telkom, Silbi; GM ICT Operation Region Sumbagut-Telkomsel, Yogi R Bahar; GM Operation Sumatra-H3I, Lutfi Renaldi; DH Sumatera Technologi Region-Indosat, Riche Dories; dan GM FMS-XL Yan Ferdinand Nurfuqan.
Ada pula  Reg. Network Operation Head Sumbagut-Smartfren Freddyy Ben Simanjuntak; Head Sumatera Utara-Net One Billy Indrawan dan Kepala Balmon Medan Musriadi. (ddh)

Berita Terkait

GenPosting, Komunikasi Kekinian Melalui Media Sosial

GenPosting (generasi positive thinking) dinilai Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebagai kegiatan kekinian dalam berkomunikasi. Selengkapnya

BRTI Evaluasi Kesiapan Jaringan Telekomunikasi di Surabaya

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) memastikan jaringan telekomunikasi di Surabaya siap untuk melayani peningkatan dan pergerakan Selengkapnya

Jaringan Telekomunikasi di Batam Siap Layani Arus Mudik dan Balik

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Muhammad Imam Nashiruddin mengatakan layanan telekomunikasi di kawasan Batam, Kepu Selengkapnya

Kominfo Selenggarakan Bimtek Pembiayaan Layanan Pos Universal

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor Selengkapnya

comments powered by Disqus