FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
07 09-2017

295

Peluncuran Prangko Bersama Menandai Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Singapura

SIARAN PERS NO. 149/HM/KOMINFO/09/2017
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 149/HM/KOMINFO/09/2017

Tanggal 7 September 2017

Tentang

Peluncuran Prangko Bersama Menandai Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Singapura 

Jakarta – Tanggal 7 September 2017 menandai genap 50 tahun hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Republik Singapura yang dibuka secara resmi pada tingkat Duta Besar pada 7 September 1967 melalui penandatanganan Joint Communique oleh Menteri Luar Negeri Singapura waktu itu S. Rajaratnam dan Menteri Luar Negeri Indonesia waktu itu Adam Malik.  

Singapura adalah negara sahabat dan salah satu negara tetangga terdekat Indonesia yang mempunyai arti penting. Kedekatan secara geografis telah mendorong kedua negara untuk mewujudkan kerja sama di berbagai bidang untuk meningkatkan tingkat kehidupan masyarakat kedua negara.

Indonesia dan Singapura adalah dua negara sebagai pendiri ASEAN yang merupakan suatu organisasi kawasan Asia Tenggara yang penting. Indonesia sangat memberi perhatian untuk pembinaan dan penguatan hubungan, kerja sama dan solidaritas ASEAN.

Hubungan yang baik antara Indonesia - Singapura tidak saja pada tingkat hubungan politik, keamanan, ekonomi, sosial dan budaya, tetapi juga di bidang pelayanan dan perlindungan WNI yang berada di Singapura.Hubungan bilateral Indonesia-Singapura berjalan baik dan menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih positif dan konstruktifditandai dengan kerja sama pengembangan sektor - sektor baru yang saling menguntungkankomunikasi yang intensif antara pejabat kedua negara dan hubungan antar masyarakat yang berjalan sangat dinamis.

Dalam rangka 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Singapura, Presiden RI Bapak Joko Widodo dengan didampingi sejumlah Menteri terkait termasuk Menteri Kominfo Bapak Rudiantara melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura. Serangkaian kegiatan dan kerjasama peningkatan hubungan Indonesia dan Singapura menjadi fokus Kunjungan Bapak Presiden.

Perayaan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik ini mengusung Tagline “Rising 50”, yang merupakan singkatan dari Republik Indonesia dan Singapura 50 tahun, dan mengangkat tema “kemitraan terpercaya dan tumbuh bersama”. Perayaan kali ini diharapkan dapat mengikat kedua sahabat ini di bidang sejarah, seni dan berbagai kesamaan lain yang dimiliki di antara keduanya. Indonesia dan Singapura mengabadikan peringatan ini dengan penerbitan prangko bersama.

Penerbitan prangko bersama Indonesia dan Singapura (Joint Issue of Stamp) ini dimaksudkan untuk menandai dan mencatat sejarah hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura yang telah berjalan selama 50 tahun. Sebagaimana diketahui bahwa prangko merupakan benda pos yang tidak saja berfungsi sebagai bukti pembayaran dimuka atas biaya kiriman pos tetapi juga memiliki fungsi sebagai media informasi publik dan benda unik yang banyak dikoleksi oleh para kolektor atau filatelis.

Adapun tema yang ditampilkan pada penerbitan prangko bersama ini adalah kehidupan bawah laut dengan terumbu karangnya. Terumbu karang merupakan habitat penting bagi berbagai tumbuhan laut, hewan laut dan berbagai mikroorganisme laut lainnya. sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga.

Prangko diterbitkan dalam dua desain dengan nominal masing-masing Rp 5.000,00. Prangko ditampilkan dalam format fullsheet dengan komposisi 12 keping perlembar (6 set prangko), dicetak sebanyak 360.000 set. Selain itu prangko juga ditampilkan dalam format Carik Kenangan (Mini Sheet) dengan nominal Rp 20.000,00 dicetak sebanyak 8.888 set. Menyertai penerbitan prangko ini diterbitkan pula Sampul Hari Pertama sebanyak 2.000 set dengan harga Rp 15.000,00. Prangko dicetak oleh Perum PERURI, desain oleh PosKreatif.

Penerbitan prangko bersama antara Indonesia dan Singapura pernah pula dilakukan pada tahun 2009 dengan tema pariwisata (tourist attractions).

Oleh karena itu, pada hari ini Kamis 7 September 2017 di Jakarta, Pemerintah Republik Indonesia secara resmi melakukan Launching Prangko Bersama Indonesia – Singapura melalui penandatanganan Sampul Hari Pertama seri penerbitan prangko dimaksud yang ditandatangani oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Prof. Ahmad A. Ramli dan Deputy Chief of Mission-Designate Jonathan Han.

Pada waktu yang bersamaan juga dilakukan penandatanganan prangko seri yang sama, bertempat di Singapura oleh Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Singapura, bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia dalam rangka pertemuan bilateral kedua negara sekaligus merayakan persahabatan dan hubungan diplomatik Indonesia-Singapura yang telah berjalan selama 50 tahun.

Launching prangko Bersama ini merupakan kerja bersama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, Kedutaan Besar Republik Singapura di Jakarta, The Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapura, Singaporean Post dan PT Pos Indonesia.

BIRO HUMAS

KEMENTERIAN KOMINFO

 

 

Penandatanganan Prangko Bersama Indonesia-Singapura di Kementerian Kominfo :

            

Berita Terkait

Siaran Pers No. 238/HM/KOMINFO/11/2017 Tentang Kementerian Kominfo Hadir untuk Pembangunan Kesehatan yang Berkelanjutan

Selengkapnya

Siaran Pers No. 237/HM/KOMINFO/11/2017 Tentang Bersama Rudiantara, Santri Surakarta Siap Mendorong Konten Positif

Secara khusus Rudiantara melakukan diskusi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Almuayyad KH Abdul Rozak Sofawi terkait bagaimana agar para Sant Selengkapnya

Siaran Pers No. 236/HM/KOMINFO/11/2017 Tentang Rudiantara: AJI sebagai Garda Independensi dan Memerangi Konten Negatif

Rudiantara sangat mengapresiasi adanya kegiatan Festival Media 2017 yang tentu menjadi ajang yang menarik dengan perkembangan teknologi Inte Selengkapnya

Siaran Pers No. 235/HM/KOMINFO/11/2017 Tentang Kerjasama ASEAN-China Persiapkan Work Plan Media dan Komunikasi 2018-2020

China-ASEAN Member States Information Ministerial Meeting yang menjadi kelanjutan kerjasama bidang media dan informasi yang menunjang komuni Selengkapnya

comments powered by Disqus