FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
18 12-2017

634

Presiden Ajak Anak Muda Secepatnya Masuki Dunia Usaha Digital

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Presiden berbincang dengan anak-anak muda dalam acara ‘Enterpreneurs Wanted’ di Gedung Sabuga, Kampus ITB Bandung, Senin (18/12/2017) pagi. - (Humas Setkab)

Bandung, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengajak lebih banyak generasi muda Indonesia untuk segera memasuki dunia usaha dalam ekonomi digital sekarang ini. Ia menyebutkan,  Indonesia memiliki peluang sebesar USD 130 Miliar dalam 5 (lima) tahun ke depan.

“Ke depan digital economy memberikan kesempatan kepada anak muda. Lima tahun ke depan ada peluang 130 miliar dolar AS di negara kita,” kata Presiden saat menjadi pembicara kunci dalam Entrepreneurs Wanted! (EW!) di  Gedung Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin (18/12/2017) pagi.

Meskipun merintis usaha tidaklah mudah, Presiden mendorong anak-anak muda mengubah paradigma jangan sampai semua mau jadi pegawai setelah kuliah.

Ia menuturkan, peluang usaha saat ini sangat terbuka lebar tidak dengan cara yang lama namun dengan cara baru. Terutama digital ekonomi yang memberikan kesempatan besar untuk para anak muda yang ingin berbisnis.

Presiden meminta anak-anak muda memanfaatkan peluang USD 130 Miliar yang terbuka dalam lima tahun ke depan. Ia mengajak anak-anak muda untuk secepatnya menjadi enterpreneur sebagai pilihan bukan keterpaksaan.

“Alamnya sudah berbeda. Kita memiliki kebebasan berinteraksi dengan speed yang tinggi, jadi gunakan kesempatan ini,” tutur Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengajak generasi muda untuk menimba ilmu dan belajar dari siapa pun dan dari mana pun termasuk dari narasumber wirausaha sukses, agar mengenal kegagalan dan tidak mudah menyerah.

“Kalau jatuh, bangkit lagi, saya kira semuanya yang sudah sukses pasti pernah mengalami kegagalan. Sekali coba langsung sukses enggak ada itu rumusnya dalam kewirausahaan,” kata Kepala Negara seraya menambahkan, memulai bisa kapan saja tapi tidak pernah akan jadi kalau tidak memulai. “Bagaimana akan jadi kalau memulai saja tidak,” sambungnya.

Presiden meminta anak muda tidak gengsi memulai usaha, apalagi penciptaan wirausaha baru di Indonesia dinilainya mendesak mengingat sesuai data Bank Dunia Indonesia baru memiliki 3,3 persen wirausaha dari total penduduk.

“Angka itu masih tertinggal dibandingkan Singapura 7 persen, Malaysia 5 persen dan Thailand 4,5 persen,” ujar Presiden.

Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden bekerjasama dengan ITB itu dihadiri oleh sekitar 1.000 anak muda atau generasi milenials dari berbagai perguruan tinggi di tanah air.

Tampak mendampingi Presiden dalam kesempatan itu Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Sumber

Berita Terkait

Presiden: Inovasi Teknologi dan Keuangan Digital Tak Boleh Dibatasi

Presiden RI Joko Widodo mengatakan saat ini digital teknologi sudah menjadi fondasi ekonomi, sehingga inovasi keuangan digital atau financia Selengkapnya

Presiden: Umat Islam Harus Jaga Persaudaraan, Persatuan, dan Kerukunan

Presiden Joko Widodo mengajak kita semua umat muslim di tanah air untuk memandang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan hanya sebagai sebuah Selengkapnya

Presiden: Persatuan dan Kerukunan Harus Terus Dijaga

Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Game Selengkapnya

Presiden Bangga Teknologi Anak Bangsa Diterima Negara Lain

Presiden Joko Widodo menyampaikan menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan kolaborasi yang telah dilakukan Go-Jek di Vietnam. Bahkan Pr Selengkapnya