FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
28 01-2018

331

Menlu Bangladesh Apresiasi Bantuan Indonesia untuk Pengungsi Rakhine State

Kategori Berita Pemerintahan | ivon001
Presiden saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Hassan Mahmood Ali, di Hotel Pan Pacific Sonargaon, Dhaka, Bangladesh, Sabtu (27/01/2018). - (Rusman - Biro Sekretariat Presiden)

Dhaka, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja sama yang baik yang telah terjalin antara Indonesia dan Bangladesh. Apalagi Indonesia telah menganggap Bangladesh sebagai salah satu negara sahabat bagi Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Hassan Mahmood Ali,  di Hotel Pan Pacific Sonargaon, Dhaka, Bangladesh, Sabtu (27/01/2018). "Saya banyak mendapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri saya mengenai kerja sama yang baik antara Indonesia dan Bangladesh," ucap Presiden.
 
 
Utamanya komunikasi intensif yang telah dilakukan kedua Menteri Luar Negeri dalam menangani krisis kemanusiaan di Rakhine State dan dampaknya terhadap Bangladesh. "Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Bangladesh dalam menampung para pengungsi dari Rakhine State," ungkap Presiden.
Oleh karena itu, sebagai negara sahabat, pemerintah dan rakyat Indonesia berusaha meringankan beban Bangladesh dengan mengirimkan berbagai bantuan kemanusiaan. "Terima kasih juga telah memberikan izin bagi pekerja kemanusiaan Indonesia untuk membantu di kamp pengungsi di Cox's Bazar," ujar Presiden.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Hassan Mahmood Ali menyampaikan rasa senangnya atas kunjungan Presiden. “Negara kami sangat senang bisa menerima kunjungan Yang Mulia Presiden. Suatu kehormatan yang berarti bagi kami," kata Abul Hasan.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Bangladesh menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan bantuan Indonesia yang diberikan kepada para pengungsi di Cox's Bazaaar.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk Bangladesh Rina Soemarno.
 
 
 
Sumber:
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin

Berita Terkait

Tegaskan Perpres Antiterorisme untuk Mengatur Pelaksanaan Teknis

Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Antiterorisme yang telah disahkan hari ini salah satunya berbicara soal pelibatan TNI dalam Selengkapnya

Presiden Jadikan Making Indonesia 4.0 Sebagai Agenda Nasional

Pemerintah bergegas menyongsong revolusi industri keempat atau yang dikenal dengan era industri 4.0. Melalui sebuah roadmap atau peta jalan Selengkapnya

Sejumlah Negara Kawasan Pasifik Apresiasi Langkah Indonesia Bangun Papua dan Papua Barat

Sejumlah negara yg berada di kawasan Pasifik Selatan sgt mengapresiasi langkah pemerintah Indonesian yg terus membangun dan mengembangkan Pa Selengkapnya

Aplikasi Pos Bantuan Hukum Rutan Online untuk Tahanan Miskin

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui unit kerja Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) sedang mempersiapkan aplikasi Selengkapnya