FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
09 02-2018

149

Registrasi Pelanggan Prabayar Seluler Telah Lampaui 200 Juta Nomor

SIARAN PERS NO. 36/HM/KOMINFO/02/2018 TANGGAL 9 FEBRUARI 2018
Kategori Siaran Pers

SIARAN PERS NO. 36/HM/KOMINFO/02/2018
Tanggal 9 Februari 2018
Tentang
Registrasi Pelanggan Prabayar Seluler Telah Lampaui 200 Juta Nomor

JAKARTA - Program registrasi pelanggan prabayar seluler yang diterapkan Kementerian Kominfo sejak 31 Oktober 2017 per hari ini telah mencapai 200 juta nomor teregistrasi.  “Berdasarkan data yang masuk pada hari ini, jumlah yang telah teregistrasi dan tervalidasi sejumlah 200.222.159 nomor”, Tutur Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Profesor Ahmad Ramli.

Capaian jumlah nomor teregistrasi kartu prabayar seluler ini tentu melebihi target yang diharapkan Kementerian Kominfo. Diketahui, Kementerian Kominfo menargetkan sebanyak 200 juta pelanggan kartu seluler prabayar meregistrasi ulang nomornya hingga 28 Februari. "Kami yakin dan optimis, selanjutnya bahkan bisa melebihi target lebih besar lagi," ujar Ramli. 

Optimisme pencapaian ini tentu dibarengi dengan optimisme dalam pemberian jaminan keamanan akan data pelanggan. Sebagaimana diketahui operator seluler harus menerapkan standard keamanan data dengan ISO 27001. Selain itu juga keberhasilan diharapkan mampu meminimalisir penyalahgunaan nomor yang tujuannya digunakan untuk perbuatan kriminal maupun sekadar "iseng". “Dengan keberhasilan program registrasi nomor prabayar ini, maka Kementerian Kominfo akan semakin memperkuat pengendalian penyalahgunaan nomor pelanggan yang tentu kami akan bekerjasama dengan Kepolisian dalam pengendalian dan penanganannya” tegas Ramli. 

Ramli juga menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian Dalam Negeri dan Ditjen Dukcapil yang telah memfasilitasi akses verifikasi registrasi kartu seluler prabayar. "Kelancaran ini menunjukan kolaborasi positif dua kementerian dalam melakukan pelayanan publik sekaligus kenyamanan dan keamanan pelanggan dalam memanfaatkan jasa telekomunikasi," ucap Ramli.

Melebihinya target pelanggan yang meregistrasi kartu seluler prabayar, ungkap Ramli, juga sebagai hasil kinerja yang terus dilakukan melalui penyuluhan langsung, penyebaran rilis pers, informasi di media sosial serta kerja sama dengan operator seluler mengirimkan sms blast. 

"Dengan begitu, yang belum mendaftarkan nomor prabayar selulernya akan tetap menerima SMS pengingat dari operatornya masing-masing. Maka segera lakukan pendaftaran. Bagi yang telah melakukan pendaftaran kami sampaikan terima kasih," tutur Ramli.

BIRO HUMAS
KEMENTERIAN KOMINFO

Berita Terkait

Siaran Pers No. 57/HM/KOMINFO/02/2018 Tentang Pengumuman Peluang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Radio Siaran FM

Dalam melayani kebutuhan informasi masyarakat di daerah-daerah blank spot radio siaran FM (frequency modulation) dan/atau daerah-daerah yang Selengkapnya

Siaran Pers No. 56/HM/KOMINFO/02/2018 Tentang Menteri Negara Bagian New South Wales - Australia Kunjungi Menteri Kominfo Rudiantara

Menteri Kominfo Rudiantara menerima kunjungan Menteri Negara Bagian New South Wales (Australia) untuk Industri Primer, Mr. Niall Blair. Kunj Selengkapnya

Siaran Pers No 54/HM/KOMINFO/02/2018 Tentang Hindari Pemblokiran, Pemerintah Imbau Masyarakat Segera Registrasi Sebelum 28 Februari 2018

Program Registrasi Kartu Prabayar akan memasuki batas akhir pada 28 Februari 2018, untuk menghindari terjadinya pemblokiran masyarakat dihar Selengkapnya

Siaran Pers No. 53/HM/KOMINFO/02/2018 tentang Jumlah Pengguna Internet 2017 Meningkat, Kominfo Terus Lakukan Percepatan Pembangunan Broadband

Jumlah pengguna internet tahun 2017 telah mencapai 143,26 juta jiwa atau setara dengan 54,68 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Ju Selengkapnya