FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
11 05-2018

186

Masyarakat Cerdas dan Bijak Berinformasi Jadi Komitmen ASEAN

Kategori Berita Kementerian | noor.iza
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Delegasi ASEAN pada The 14th AMRI Joint Media Statement, di Singapura, Kamis (10/05/2018). - (Pusat Kerjasama Internasional)

Singapura, Kominfo – Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya informasi bodong atau hoaks menjadi komitmen Indonesia bersama negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) lainnya. Pemerintah Indonesia menyatakan siap memaksimalkan upaya-upaya yang ada dalam menciptakan masyarakat yang cepat tanggap terhadap hoaks, dan tahu tindakan yang tepat saat terpapar informasi yang menyesatkan.

Komitmen tersebut disuarakan dalam The 14th Conference of the ASEAN Ministers Responsible for Information atau AMRI di Singapura, Kamis (10/05/2018) kemarin. Pada kesempatan itu, Pemerintah Indonesia mendukung penuh pengesahan kerangka kerja yang dikomandoi Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura untuk meminimalisir dampak negatif penyebaran hoaks.

“Kami terus berjuang melawan produksi dan penyebaran informasi bodong, yang mana telah menjadi bisnis tersendiri bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab”, ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika Farida Dwi Cahyarini, yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika pada pertemuan tersebut.

Sekjen Farida mengajak para menteri dan perwakilan negara anggota ASEAN yang hadir untuk memastikan pengguna media sosial bertanggung jawab atas segala tindakannya di dunia siber. Apalagi, internet adalah ruang yang terbuka bagi siapa saja, dan pertanggung jawaban pengguna kerap menjadi isu.

Lebih jauh, Sekjen Farida bersama para menteri ASEAN dan mitra wicara dari Jepang, Korea Selatan dan Republik Rakyat Tiongkok menyepakati hal-hal sebagai berikut:

  1. memperkuat kerja sama agar pelaku media di negara-negara ASEAN dan para mitra wicara mewujudkan tanggung jawab kemasyarakatannya secara penuh, 
  2. mengkapitalisasi potensi media sosial dan online untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam berinternet, serta 
  3. meningkatkan kapasitas negara dalam mengidentifikasi hoaks melalui pemantauan media yang rutin, mekanisme klarifikasi informasi dan terus-menerus bersinergi antar instansi pemerintah.

Selain itu, para peserta telah menetapkan tiga kerangka kerja untuk disampaikan pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan datang, yakni:

  • Framework to Minimise the Harmful Effects of Fake News
  • Core Values on Digital Literacy for ASEAN
  • ASEAN Communication Master Plan II

 

Keterlibatan Komunitas

Partisipasi lintas pihak yang menjadi eksternal pemerintah, seperti ormas, perusahaan telekomunikasi, asosiasi media, penyelenggara layanan media sosial dan pihak-pihak lain yang terkait dalam penetapan mekanisme dan norma-norma penanganan hoaks juga menjadi perhatian para menteri dan perwakilan negara di Konferensi AMRI ke-14.

Di hadapan para delegasi, Sekjen Farida menyampaikan bahwa sejak lama Kementerian Kominfo tidak hanya menggandeng komunitas untuk ikut melakukan edukasi kepada masyarakat, tapi juga mendukung inisiatif dari mereka, seperti Kelompok Informasi Masyarakat yang ada di hampir seluruh kota dan kabupaten di Indonesia, Relawan TIK, MAFINDO dan Gerakan SiberKreasi.

Masyarakat yang membutuhkan klarifikasi atas suatu informasi yang beredar dapat mengakses stophoaks.id. Portal ini menghubungkan pengunjung ke situs atau laman pencari fakta dari komunitas maupun instansi pemerintah.

Berita Terkait

Dirjen Aptika Ajak Masyarakat Pantau Konten dan Produksi Konten Kreatif

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengajak masyarakat untuk ikut seca Selengkapnya

Kebangkitan TIK, Bijak Bermedia Sosial dan Bebas dari Konten Negatif

Momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 dimanfaatkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk mengingatkan masyaraka Selengkapnya

Penyiaran Sehat dan Berkualitas, Jaga Keutuhan NKRI

Menjaga Keutuhan NKRI melalui Dunia Penyiaran yang Sehat dan Berkualitas menjadi tema utama Rapat Koordinasi Nasional Tahun 2018 Komisi Peny Selengkapnya

Mahasiswa Brawijaya Dalami Kebijakan TIK di Kominfo

Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya melakukan kunjungan studi di Kementerian Komunikasi d Selengkapnya