FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
14 05-2018

448

Ada Ledakan Lagi, Presiden Jokowi: Saya Perintahkan Kapolri Untuk Tegas, Tidak Ada Kompromi

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui setelah kejadian di tiga lokasi di Surabaya kemarin, tadi malam ada satu kejadian lagi di Sidoarjo, dan pagi hari ini baru saja terjadi lagi bom bunuh diri di Surabaya.

“Ini adalah tindakan pengecut, tindakan yang tidak bermartabat, tindakan biadab,” kata Presiden Jokowi di Jakarta International (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (14/5) pagi.

Presiden menegaskan lagi, bahwa pemerintah akan melawan terorisme dan akan basmi sampai ke akar-akarnya.
 
“Saya sudah perintahkan kepada Kapolri untuk tegas, tidak ada kompromi dalam melakukan tindakan-tindakan di lapangan untuk menghentikan aksi-aksi teroris ini,” tegas Presiden.
 
Sebagaimana diketahui, setelah 3 (tiga) ledakan di Surabaya, Minggu (13/5) siang, pada malam hari juga terjadi ledakan di Sidoarjo.
 
Pada Senin (14/5) pagi, aksi bom bunuh diri juga terjadi di gerbang masuk kantor Polrestabes Surabaya. Sejauh ini 10, termasuk 4 (empat) petugas Polri luka-luka. 

Berita Terkait

Luncurkan Geoportal Kebijakan Satu Peta, Presiden Harapkan Tumpang Tindih Lahan Selesai

Presiden Joko Widodo meluncurkan Geoportal Kebijakan Satu Peta dan Buku Kemajuan Infrastruktur Nasional, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa Selengkapnya

Serahkan DIPA 2019, Presiden: Berikan Manfaat Seluas-luasnya Untuk Masyarakat

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Selengkapnya

Aduan Turun Selaras Upaya Pemerintah Atasi Konflik Agraria

Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Tahun 2018 menjadi wahana refleksi capaian dan tantangan pemajuan dan penegakan HAM. Komisi Hak Asasi Manu Selengkapnya

Tingkatkan Pelayanan, Presiden Minta ASN Tidak Terjebak Ego Organisasi

Presiden Joko Widodo mengingatkan para anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa Selengkapnya