FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
17 05-2018

449

Sambut Ramadan 1439H, Presiden Sampaikan Puasa untuk Capai Derajat Takwa

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap menunaikan salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5). Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1439 Hijriyah jatuh pada Kamis (17/05/2018). - (antarafoto)

 

Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan atas datangnya bulan suci Ramadan 1439 Hijriah/2018 Masehi. “Marhaban yaa Ramadhan 1439 H. Puasa untuk mencapai derajat taqwa dan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar -Jkw,” tulis Presiden di akun twitter @jokowi, Rabu (16/05/2018). 

Pada malam pertama bulan Ramadan 1439H, Presiden Jokowi menunaikan salah Tarawih di Masjid Istiqlal Jakarta dengan didampingi oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja.

 

Presiden Salat Tarawih di Masjid Istiqlal

Presiden Joko Widodo melaksanakan salat tarawih pertama Ramadan tahun ini di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018. Presiden tampak mengenakan baju koko putih, sarung, dan peci hitam.

Presiden tiba sekitar pukul 18.50 WIB dengan didampingi sejumlah menteri. Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Setibanya di Masjid Istiqlal, Presiden langsung melaksanakan salat sunah tahiyatul masjid yang kemudian dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah. Setelah salat Isya dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran dan ceramah yang disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. Nasaruddin Umar.

Dalam ceramahnya Nasaruddin mengajak jamaah untuk berhati-hati dalam menggunakan telepon genggam dan lebih giat membaca Alquran di bulan Ramadan. "Saya ingin mengingatkan hati-hati kemuliaan Ramadan jangan ditukar dengan kepentingan sesaat. Hati-hati memberikan statement, hati-hati menggunakan jari kita untuk mengenter whatsapp, jari jemari harus juga berpuasa. Kita di depan handphone, saya mengajak untuk meninggalkan benda kecil itu untuk membaca Quran," kata Nasaruddin.

Selesai ceramah, Presiden kemudian melaksanakan salat tarawih berjamaah. Bertindak sebagai imam dalam salat tarawih ini adalah Drs. H. Muhasyim Abdul Majid, M.A.

Setelah selesai melaksanakan salat tarawih, Presiden bersama para menteri pergi meninggalkan Masjid Istiqlal.

 

Sumber

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Berita Terkait

Presiden Inginkan Edukuasi Bencana Mulai Akhir Bulan Ini

Presiden Joko Widodo menginginkan agar pada akhir bulan ini edukasi kebencanaan bisa dimulai, baik di Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Selengkapnya

Tinjau Layanan OSS BKPM, Presiden: Saya Ingin Pastikan Sistem Berjalan Baik

Presiden Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Kepala Badan Koordi Selengkapnya

Presiden Sampaikan Dukacita untuk Korban Tsunami di Selat Sunda

Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita bagi para korban bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, Selengkapnya

Jelang Natal dan Tahun Baru, Presiden Minta Hadirkan Rasa Aman

Setelah kembali dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo langsung memimpin rapat terbatas yang mem Selengkapnya