FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
06 07-2018

222

Presiden: Jangan Main-main dengan Korupsi, Suap dan Gratifikasi!

Kategori Berita Pemerintahan | mth

 

Tangerang Selatan, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali kepada para bupati kepala daerah untuk berhati-hati. Jangan main-main dengan yang namanya korupsi, suap, atau gratifikasi.

“Kalau tidak bersentuhan, tidak perlu takut, tidak perlu  khawatir,” kata Presiden saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-11 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (06/07/2018) pagi.

Kepala Negara meminta betul agar para bupati berhati-hati, karena setiap bulan, setiap minggu pasti ada (kepala daerah yang tertangkap). “Saya juga sangat sedih lho, jangan dipikir saya senang. Tengah malam tahu-tahu dapat berita, pagi-pagi subuh dapat berita,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden mengemukakan, dalam pertemuandi Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Kamis (5/7), para bupati yang hadir pada posisi yang blak-blakan, terutama yang paling ditakuti terkait masalah banyaknya para kepala daerah baik itu gubernur, bupati, wali kota yang ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Dalam pertemuan sehari sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku sangat senang bisa bertemu langsung dengan para bupati agar mereka dapat menyampaikan apa-apa yang menjadi keluhan, dan mungkin pemerintah pusat bisa membantu. “Silakan sampaikan apa-apa yang menjadi keluhan dan mungkin pemerintah pusat bisa membantu di wilayah kabupaten yang Bapak/Ibu pimpin,” kata Presiden.

Presiden menjelaskan, bahwa tantangan dan problem besar sekarang ini baik dengan pertumbuhan ekonomi dunia, adalah ketidakpastian ekonomi dan politik dunia, sehingga ini juga mempengaruhi target pertumbuhan yang diinginkan. “Meskipun patut kita syukuri, alhamdulillah,” ujarnya kemarin.

Pembukaan Rakernas ke-11 Apkasi itu juga diikuti dengan Apkasi Otonomi Expo 2018 yang diselenggarakan tanggal 6-8 Juli 2018, dan diikuti oleh 156 pemerintah kabupaten, 5 pemerintah provinsi, 4 kementerian, 5 BUMN, 15 perusahaan nasional dan multinasional, serta 30 UMKM yang akan menempati 350 stan yang disediakan.

Tampak hadir dalam acara pembukaan itu antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

Sumber

Berita Terkait

Presiden Apreasiasi Investasi Ekonomi Kreatif dari Korea Selatan

Presiden Joko Widodo hadir dalam acara Forum Bisnis dan Investasi Indonesia-Korea 2018 yang digelar di Hotel Lotte, Seoul, Senin (10/09/2018 Selengkapnya

Presiden Harapkan Indonesia Optimis dan Jaga Persatuan

Presiden Joko Widodo menyatakan harapannya dalam Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia agar Bangsa Indonesia tetap optimis da Selengkapnya

Perkuat Cadangan Devisa, Presiden: Jaga Nilai Tukar Rupiah dan Defisit Transaksi Berjalan

Beberapa saat setibanya kembali di Jakarta usai meninjau penanganan korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Joko Wi Selengkapnya

Ini Lima Arahan Presiden Usai Temui Pengungsi di Lombok Utara

Presiden Joko Widodo memastikan bahwa mulai Selasa esok, bantuan perbaikan rumah warga terdampak gempa Lombok akan mulai disalurkan secara b Selengkapnya