FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
26 09-2018

250

Wantimpres Minta Humas Pemerintah Piawai Berkomunikasi

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Jakarta, Kominfo - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar meminta jajaran humas pemerintah yang tergabung dalam Badan Koordinasi Humas Pemerintah (Bakohumas) untuk piawai dalam berkomunikasi.

“Koordinasi dan komunikasi sesama anggota Bakohumas, mengenali benar permasalahan yang ada sesuai situasi dan kondisi,” tutur Agum saat menyampaikan Keynote Speech pada acara Forum Tematik Bakohumas Ombudsman, di Hotel Crown Plaza, Jakarta Selatan, Rabu (26/9) pagi.

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) itu mengingatkan, jika stabilitas nasional terganggu dan akan berdampak pada pembangunan. Maka di sinilah pentingnya peran komunikasi di antara sesama jajaran humas Pemerintah.

Agum yang juga merupakan Ketua Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) itu meyakini, mayoritas rakyat Indonesia menginginkan bangsa Indonesia yang utuh dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun dia mengingatkan, ada segelintir orang licik yang memanfaatkan kekurangan-kekurangan agar bangsa Indonesia ini pecah dan hancur, sehingga tidak lagi bisa melanjutkan pembangunan.

“Karena itu, Bakohumas harus bisa memberikan masukan yang benar kepada pemerintah mengenai permasalahan yang ada di masyarakat, bagaimana solusinya, dengan cara yang etis dan elegan,” tutur Agum.

Terkait dengan reformasi, Agum menjelaskan, hakekatnya adalah meninggalkan jauh nilai-nilai lama yang tidak sesuai dengan tuntutan reformasi, seperti arogansi, munafik, dan mental Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Reformasi itu  suatu spirit untuk memperbaiki yang tidak baik menjadi lebih baik,” tegas Agum seraya mengakui, tidak semua nilai-nilai lama itu tidak benar.

Selain menghadirkan Agum Gumelar, diskusi tematik bertemakan “Menjadi Humas Pemerintah Yang Responsif Sebagai Bentuk Upaya Menjaga Ketahanan Nasional” itu juga menghadirkan narasumber Anggota Ombudsman Adrianus Meliala, Dirjen IKP Kemkominfo Rosarita Niken Widiastuti, dan Ketua Bidang Pengkajian IKAL Laksda (Pur) Surya Wiranto.

Berita Terkait

Bukti Komitmen Pemerintah, Korupsi di 4 Sektor Turun Signifikan

Hasil Survei Nasional Korupsi tahun 2018 menunjukkan, terdapat 4 (empat) sektor atau bidang yang tingkat korupsi atau pungutan liarnya meng Selengkapnya

RUU Pesantren Bentuk Perhatian Pemerintah kepada Pondok Pesantren

Mengakhiri kegiatan kerja hari pertama di Jawa Timur, Selasa (18/12/2018), Presiden Joko Widodo mengunjungi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tam Selengkapnya

Pemerintah Uji Coba Program Digitalisasi UMi

Pemerintah telah membangun ekosistem digital untuk Kredit Ultra Mikro (UMi). Ekosistem yang memungkinkan pelaku usaha mikro kecil mengakses Selengkapnya

Aduan Turun Selaras Upaya Pemerintah Atasi Konflik Agraria

Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Tahun 2018 menjadi wahana refleksi capaian dan tantangan pemajuan dan penegakan HAM. Komisi Hak Asasi Manu Selengkapnya