FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
18 12-2018

236

Tahun 2019 Pemerintah Siapkan 20 Ribu Peserta Digital Talent Scholarship

Kategori Berita Kementerian | mth
Presiden Joko Widodo (tengah) mendengarkan penjelasan dari Dirut Bank BTN Maryono (ketiga kanan) saat menghadiri acara Digital Startup Connect 2018 di Jakarta, Jumat (7/12/18). Acara yang disponsori oleh Bank BTN itu merupakan kegiatan bagi perkembangan ekosistem 'startup' (perusahaan rintisan) yang jumlahnya ribuan di Indonesia dan diikuti sekitar 2.000 peserta dari kalangan muda. - (antarafoto)

Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika merancang Program Digital Talent Scholarship atau beasiswa pelatihan intensif bagi masyarakat. Kegiatan tersebut guna mendukung sumberdaya manusia menuju era industri digital. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Rudiantara saat menghadiri peluncuran program Kelas Tanpa Batas dari Tempo Institute yang dilaksanakan di Gedung Tempo, Jakarta, Jum’at (14/12/2018). Kata Rudiantara, Digital Talent Scholarship ini sebagai peluang mendapatkan sertifikasi dan penempatan kerja.

"Tahun ini beasiswa pelatihan intensif kita berikan kepada 1000 orang yang memenuhi persyaratan dan yang sudah lolos seleksi online, tapi ada batasan usianya, maksimal warga negara Indonesia yang usianya sudah 29 tahun," kata Rudiantara.

Menteri Rudiantara mengatakan, beasiswa ini ditujukan untuk yang lulusan D3 dan S1 serta SMK Bidang TIK. Meskipun tahun ini hanya dibatasi 1000 orang, pada 2019 ditargetkan akan menerima hingga 20 ribu orang. 

"Kita sudah merancang program ini untuk nantinya dikembangkan hingga menjangkau 20 ribu orang di 2019, jadi ini bagaimana kita memfasilitasi digital talent," ujar Rudiantara.

Program untuk mempersiapkan talenta digital ini diperuntukkan untuk yang menguasai Cybersecurity, Cloud Computing, Big Data Analytics, Artificial Intelligence, dan Digital Business. Program ini juga didukung oleh Microsoft Indonesia selaku penerbit sertifikat keahlian sesuai dengan masing-masing tema pelatihan. 

Menteri Rudiantara berharap melalui beasiswa pelatihan intensif ini dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan sumberdaya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0 serta peningkatan ekonomi digital.

"Saya berharap bagaimana kita bisa memfasilitasi digital talent ini untuk menyiapkan dan memanfaatkan SDM menuju industri 4.0 dan nantinya untuk peningkatan ekonomi digital kita kedepannya," kata Rudiantara.

Rudiantara menjelaskan, melalui program digital talent ini juga dapat memperkuat peran pemerintah yang tidak hanya sebagai regulator, akan tetapi fungsi lainnya yang terpenting adalah menjadi fasilitator dan akselerator bagi masyarakat. 

"Ini yang dilakukan oleh pemerintah, jadi pemerintah tidak hanya berpikir bagaimana meregulasi, tetapi juga bagaimana menjadi fasilitator dan akselerator, jadi dengan begitu dapat mempermudah pemerintah untuk terus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, salah satunya digital talent," jelas Rudiantara.

Mitra dari program Digital Talent Scholarship ini antara lain universitas negeri dan swasta, industri atau sektor swasta serta beberapa kelembagaan lain yang bergerak di bidang digitalisasi. **

Berita Terkait

Lewat Palapa Ring, Pemerintah Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah menginginkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia harus jauh lebih Selengkapnya

Pemerintah Siap Dukung Siapapun Kandidat Unicorn ke-5

Pemerintah akan terus mendukung startup yang siap menjadi kandidat Unicorn ke-5 Indonesia. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudian Selengkapnya

Ayo Bersiap Daftar Jadi Peserta Digital Talent Scholarship 2019

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersiap membuka peluang beasiswa nongelar untuk 25 ribu anak bangsa melalui Digital Talent Scholarshi Selengkapnya

Pemerintah Dukung Perbankan Terapkan AI dengan Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi

Kemajuan teknologi membuat setiap pelaku industri di Indonesia terus bertransformasi dan mengembangkan sumber daya manusia. Menteri Komunika Selengkapnya