FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 01-2019

    8134

    Pemerintah Tetapkan 7 November Jadi Hari Wayang Nasional

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Wayang makin mendapatkan perhatian di Indonesia. Setelah ditetapkan UNESCO sebagai World Master Piece of Oral and Intangible Heritage of Humanity, kini hari penetapan itu dijadikan Hari Wayang Nasional.

    Salah satu pertimbangan penetapan Hari Wayang Nasional adalah wayang telah tumbuh dan berkembang menjadi aset budaya nasional yang memiliki nilai sangat berharga dalam pembentukan karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Penetapan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap wayang Indonesia.

    Tepat pada 17 Desember 2018, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional.

    “Menetapkan tanggal 7 November sebagai Hari Wayang Nasional,” bunyi diktum KESATU Keppres tersebut.

    Ditegaskan dalam Keppres tersebut, Hari Wayang Nasional bukan hari libur.

    “Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi diktum KETIGA Keppres Nomor 30 Tahun 2018, yang telah ditetapkan di Jakarta pada tanggl 17 Desember 2018.

    Berita Terkait

    Pemerintah tidak Akan Tergesa-gesa Membuka Sektor Pendidikan

    Pemerintah tidak ingin tergesa-gesa untuk segera membuka sektor pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi Selengkapnya

    Pemerintah Siapkan Skenario Protokol Normal Baru yang Produktif dan Aman

    Pemerintah tengah menyiapkan skenario pelaksanaan protokol tatanan normal baru yang Produktif dan Aman Covid-19. Dua program pun dirancang s Selengkapnya

    Presiden Tinjau Kesiapan Menuju Tatanan Normal Baru di Bekasi

    Presiden berharap agar muncul kesadaran dan kedisiplinan yang kuat dari masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam ke Selengkapnya

    Presiden Tiadakan Gelar Griya saat Idulfitri Tahun Ini

    Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dipastikan tidak akan mengadakan gelar griya (open house) pada Idulfitri 1 Syawal Selengkapnya