FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 01-2018

68

Konsolidasi Demokrasi Bukan Ajang Menghujat dan Sebar Hoaks

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Warga memberikan dukungan tanda tangan saat peresmian Jabar Saber Hoaks di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018). Jabar Saber Hoaks merupakan lembaga yang akan memverifikasi konten dan informasi hoaks khususnya di Jawa Barat. - (antarafoto)

Jakarta, Kominfo - Memasuki masa pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan ajang konsolidasi demokrasi itu milik semua elemen bangsa. Oleh karena itu, Mendagri mengimbau agar pelaksanaan konsolidasi demokrasi bukan menjadi ajang untuk saling menghujat dan menebar hoaks, namun sebagai ajang memperkuat demokrasi dengan berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pesta demokrasi 5 (lima) tahunan sekali merupakan konsolidasi demokrasi milik semua elemen bangsa”, kata Tjahjo, di Jakarta Rabu (9/1/2019)

Menurut Mendagri upaya mewujudkan konsolidasi demokrasi milik seluruh elemen bangsa tidaklah mudah. Menurutnya banyak tantangan yang sering muncul dan mengancam konsolidasi demokrasi itu sendiri.

“Munculnya Ormas yang menyebarkan paham radikal dan anti terhadap Pancasila merupakan tantangan bangsa yang harus dilawan. Jangan jadikan ajang demokrasi sebagai ajang untuk saling menghujat dan menebar hoax, namun sebagai ajang memperkuat demokrasi dengan berlandaskan Pancasila, UUD 1945,  NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, Pemerintah terus mendorong agar proses konsolidasi demokrasi ini berjalan lancar. Sampai akhirnya, menurut Tjahjo akan bermuara pada satu tujuan. “Konsolidasi demokrasi semata – mata bertujuan untuk mewujudkan sistem pemerintahan presidensil yang lebih efektif dan efisien, memperkuat posisi DPR, memperkuat posisi DPD, memperkuat posisi DPRD, dan memperkuat posisi presiden dan wakil presiden,” ungkap Tjahjo.

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Umat, Pemerintah Resmikan Pilot Program Santripreneur dan Petani Muda

Kolaborasi dengan pondok pesantren dan organisasi berbasis keagamaan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya pengurangan ketimpangan Selengkapnya

Gunakan Agama Untuk Bangun Saling Paham dan Hindari Konflik

Masyarakat Indonesia harus mengambil pelajaran dari berbagai konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia yang bisa berdampak memecah bela Selengkapnya

Hari Inovasi Indonesia, Presiden Ajak Anak Muda dan BUMN Berinovasi

Setiap tanggal 1 November, Indonesia memperingati momen itu sebagai Hari Inovasi Indonesia (HII). Tahun ini, bertepatan dengan peringatan HI Selengkapnya

Presiden Apreasiasi Investasi Ekonomi Kreatif dari Korea Selatan

Presiden Joko Widodo hadir dalam acara Forum Bisnis dan Investasi Indonesia-Korea 2018 yang digelar di Hotel Lotte, Seoul, Senin (10/09/2018 Selengkapnya