FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 01-2019

    654

    Telkom dan Lintasarta Mulai Manfaatkan Palapa Ring Tengah

    Kategori Sorotan Media | daon001
    Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah merampungkan Palapa Ring Tengah pada akhir 2018. Uji coba pun telah dijalankan sejak awal 2019. Saat ini, dua operator sudah memanfaatkan jaringan serat optik tersebut. 

    "Dua operator terhubung, Telkom dan Lintasarta," kata Direktur Utama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif kepada Katadata, Rabu (16/1). 

    Dalam waktu dekat, rencananya Menteri Kominfo Rudiantara dan Menteri Keuangan Sri Mulyani akan meninjau Palapa Ring Tengah. Sebab, jaringan serat optik ini akan dipakai juga untuk kantor perwakilan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan. 

    Lalu, Palapa Ring Barat yang sudah selesai sejak pertengahan 2018, juga sudah dimanfaatkan beberapa operator. Di antaranya Grup Telkom, Grup Smartfren, dan PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo). "Lebih dari 20 operator sudah kami kuesioner," ujar dia. 

    Sementara, pembangunan Palapa Ring Timur sudah mencapai 90%. Rudiantara optimistis, seluruh Palapa Ring bisa digunakan seluruhnya pada akhir Kuartal II-2019. "Ini baru backbone-nya saja. Setelah ini tetap harus buat, istilahnya, pintu keluar tol," ujar Rudiantara saat Rapat Kerja dengan Komisi I DPR. 

    Selain Palapa Ring, BAKTI membangun Base Transceiver Station (BTS) dan akses internet. Sejak 2015 hingga 2018, BAKTI sudah membangun 908 BTS dari target 800 BTS. Hanya saja, pemerintah menargetkan ada 5 ribu BTS di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) Indonesia hingga 2020. 

    Artinya, masih tersisa sekitar 4.092 BTS yang belum terbangun. "Kami target membangun 1.500 BTS tahun ini," kata Rudiantara.  

    Sementara itu, Kementerian Kominfo juga sudah membangun 4.111 akses internet sejak 2015-2018. Tahun ini, Kementerian Kominfo menargetkan bisa membangun 1.000 akses internet. Layanan ini fokus disediakan sarana pendidikan, kesehatan, dan kantor pemerintahan desa setempat. 

    Sumber berita: www.katadata.co.id (17/01/2019)

    Pewarta: Desy Setyowati

    Berita Terkait

    Menkominfo Minta Operator Seluler Atasi Jaringan yang Terganggu Saat Banjir

    Liputan6.com, Jakarta - Layanan telekomunikasi kembali terganggu saat banjir melanda, pada Kamis (2/1/2020), karena back up power untuk BTS Selengkapnya

    Kominfo Ajak Manfaatkan Medsos Untuk Bela Negara

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak warga yang tinggal di perbatasan, termasuk Kota Batam Kepulauan Riau, memanfaatkan media sos Selengkapnya

    Kemkominfo Ajak Pedagang Pasar di Palembang Jualan Online, Ini Manfaat dan Caranya Bergabung

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menggelar "Gerakan Ayo UMKM Jualan Online "Grebeg Pasar", Senin (21/10/2019) sore. Selengkapnya

    Tol Langit Palapa Ring Jembatani Jurang Digital di Indonesia

    Rampungnya pembangunan tol langit Palapa Ring yang diwujudkan dengan pembangunan jaringan fiber optik di seluruh Indonesia diharapkan mampu Selengkapnya