FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 03-2019

    1993

    Lewat Tol Langit, Akses Internet Kian Mudah dan Cepat

    Kategori Berita Kominfo | mth

    Jakarta, Kominfo - Istilah 'Tol Langit' belakangan menjadi perbincangan publik. Direktur Utama Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Informasi (Dirut BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Anang Latif menjelaskan, tol langit merupakan istilah yang merujuk pada kecepatan akses internet layaknya jalan tol. 

    Dengan tol langit ini, seluruh Indonesia akan mendapatkan sinyal yang bisa menghadirkan internet cepat. “Jadi seolah-olah sinyal cepat itu adalah sebuah tol. Kan seolah-olah kita gambarkan sinyal itu pasti ada di atas ya. Entah itu sinyal 4G atau sinyal Wifi, nah perumpaan inilah yang sebenarnya dimaksud sama pak (Menkominfo) Rudiantara,” kata Anang saat berbicara dalam program TokTok Kominfo di Gedung BAKTI, Jakarta, Selasa (19/03/2019).

    Anang mengatakan, layaknya jalan tol yang menghubungkan jalan lintas kota/kabupaten maupun provinsi tanpa hambatan macet, demikian juga dengan tol langit. Di mana nantinya akses Internet kian cepat dan antilemot.  

    Lebih lanjut, Anang memaparkan istilah tol langit ini bermuara pada program BAKTI Kominfo yaitu Palapa Ring yang dibagi menjadi jaringan Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur. Proyek ini merupakan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

    “Jaringan-jaringan ini sebenarnya digelar di lautan maupun di daratan yang pada akhirnya nanti menyiapkan sinyal tanpa hambatan. Inilah proyek yang pertama kali menggunakan skema KPBU pada tahun 2015,” jelas Anang. 

    Secara fisiknya, Anang menjelaskan proyek Palapa Ring atau yang dengan mudah diistilahkan sebagai tol langit ini, pada intinya untuk membangun jaringan serat optik di daerah-daerah yang termasuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

    Pada tahun 2015, dari 514 kabupaten dan kota, ternyata baru ditemukan 400 daerah yang baru terjangkau dengan jaringan serta optik. Sehingga ada 114 daerah yang belum terjangkau.  

    "Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mengajak para operator untuk membagi tugas dalam pembangunan tersebut," tegas dia. 

    Saat ini perkembangan proyek Palapa Ring saat ini hampir mencapai masa konstruksi pembangunannya. Palapa Ring Barat dan Tengah telah beroperasi pada tahun 2018. 

    Sementara untuk Palapa Ring Timur masa konstruksinya hingga saat ini telah mencapai 94,5 persen dan ditargetkan akan selesai di pertengahan tahun ini.**

    Berita Terkait

    Transformasi Digital dan Pemerataan Akses Internet Kunci Indonesia Maju 2045

    Konektivitas yang cepat dan merata akan membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital untuk meningka Selengkapnya

    Minta Percepat Bangun PDN, Menteri Johnny Sebut Dua Manfaat

    Keberadaan PDN akan mendukung pelayanan seluruh lembaga Pemerintah dan pengembangan talenta digital nasional. Selengkapnya

    Pemanfaatan Teknologi Digital Jadi Perhatian Pemimpin Negara Anggota G20

    Lewat Deklarasi Bali, pemimpin negara G20 sepakat mendukung pengembangan kerangka kerja inklusi keuangan yang memanfaatkan potensi digitalis Selengkapnya

    [Berita Foto] Tiba di Bali, Menteri Johnny Tinjau Kesiapan Media Center Jelang KTT G20

    Menkominfo didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong langsung meninjau Media Center KTT G20 di The Westin R Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA