FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    24 04-2019

    274

    Ajak Generasi Milenial Siapkan Diri dengan Perbanyak Konten Positif

    KategoriBerita Kementerian | mth
    Menteri Kominfo Rudiantara (kanan) bersama Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias pada acara Seminar dan Lokakarya School Of Influencer 25/4 - (Siberkreasi)

    Bukittinggi, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak generasi milenial untuk menyiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja dan bonus demografi melalui pembuatan konten positif.

    “Sepuluh atau sebelas tahun yang akan datang Indonesia akan mendapatkan Bonus Demografi dimana usia produktif dua kali lipat dari usia non produktif. Untuk mencari pekerjaan tidak hanya berdasarkan lamaran tetapi orang akan melihat akun media sosial," ungkap Rudiantara  dalam acara Seminar dan Lokakarya School of Influencer di Perpustakaan Nasional Proklamator Bung Hatta, Kota Bukittinggi Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019).

     Menurut Menteri Kominfo, ada banyak manfaat ketika memperbanyak konten positif di media sosial masing-masing. Hal itu terutama berkaitan dengan jejak digital yang tidak bisa dihapus sepanjang masa.

    "Gunakan ponsel pada hal-hal positif karena jejak digital seseorang tidak akan pernah hilang walau telah meninggal sekalipun,” tegas Rudiantara.

    Menurut Menteri Rudiantara pada tahun 2030 ekonomi Indonesia akan mengalami peningkatan drastis akibat dinamika ekonomi digital.

    "Dimana orang akan berfikir apa yang bisa saya beli hari ini dan belanja apa hari ini, karena kemampuan ekonominya naik menjadi 2,5 sampai 2,7 kali lipat dari saat ini," tuturnya.

    Oleh karena itu, ia mendorong generasi muda untuk menyiapkan diri dengan memanfaatkan teknologi digital.  "Jadi manfaatkan itu dan harus mulai berfikir apa yang harus saya jalankan dari sekarang, karena cara sistem ekonomi bertransformasi menggunakan teknologi atau digital,” tandasnya.

    Kementerian Kominfo menurut Rudiantara terus berupaya membantu para generasi milenial agar dapat belajar membuat konten-konten positif.  Program tersebut merupakan inisiatif bersama untuk membangun literasi digital melalui pengembangan konten positif di internet. 

    "Kami bekerjasama dengan Siberkreasi membuat program School of Influencer. Inisiatif ini mengajak anak-anak muda Indonesia untuk memproduksi konten kreatif seperti video, gambar, artikel, blog atau vlog yang positif di internet," jelasnya.

    Tak hanya itu, dalam menyambut bonus demografi, Kementerian Kominfo juga melakukan penguatan ekosistem ekonomi digital dengan meningkatkan digital skill upgrading secara komprehensif. "Ada tiga tahapan yang dilakukan, yaitu basic digital skill, intermediate digital skill, dan advanced digital skill," ungkap Menteri Kominfo.

    Pegiat Siberkreasi, Ivana menyatakan upaya gerkaan sosial untuk meningkatkan konten positif dimaksudkan agar setiap orang mau menjadi produsen konten positif.  

    "Kita mendorong khususnya para generasi milenial yang berasal dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk menjadi konten positif terutama di media sosial. Supaya dengan lebih banyak konten positif orang akan melihat dan tersimulasi untuk mau juga menjadi produsen konten positif,” jelasnya.

    Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengapresiasi dan menyambut positif  diselenggarakannya kegiatan School of Inluencer di Kota Bukittinggi. Ia berharap banyak hal dan informasi yang didapat oleh para pelajar dan generasi milenial Bukittinggi.

    “Zaman sekarang kemajuan teknologi informasi tidak bisa kita hambat. Untuk itu bagaimana kita harus dengan bijak dan cerdas menggunakan teknologi ini. Literasi digital ini bisa memberikan pemahaman bagaimana menghindari dampak negatif dan memaksimalkan dampak positifnya. Manfaatkan waktu yang singkat ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Ramlan.

    Kegiatan seminar tersebut dihadiri oleh 300 orang pelajar dan mahasiswa dari 11 SLTA serta 7 Perguruan Tinggi di Bukittinggi. Acara diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi bersama Kementerian Kominfo, CFDS, Kreator Nongkrong, dan beberapa stakeholderlainnya. Bukittinggi merupakan daerah ke 9, setelah sebelumnya dilaksanakan di Medan, Makassar, Surabaya, Bandung, Semarang, Magelang, Bekasi dan Depok. 

    Sumber: DJAPTIKA

    Berita Terkait

    Raker Bersama Komisi I DPR RI, Menkominfo Jelaskan Pembatasan Internet

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan kebijakan bandwith throttling atau pembatasan internet yang diambil Pemerintah men Selengkapnya

    Kondisi di Papua dan Papua Barat Semakin Kondusif

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan secara umum kondisi di Papua dan Papua Barat sudah kondusif. Berda Selengkapnya

    Sekjen Kominfo Ajak Gunakan Media Sosial dengan Berintegritas

    Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti mengajak generasi muda untuk berintegritas dalam menggu Selengkapnya

    Agar Tak Gagal Paham, Menkominfo Minta Rhenald Kasali Bagikan Buku ke Pejabat Kementerian

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak semua pihak, terutama pejabat kementerian dan lembaga, agar tidak gagal paham dalam m Selengkapnya