FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 05-2019

    301

    Lewat Proyek SMF SATRIA, Kominfo Akan Bangun 150 Ribu Antena

    KategoriBerita Kementerian | mth
    Menteri Kominfo Rudiantara bersama pekerja media usai Penandatangan Perjanjian Kerjasama, Perjanjian Penjaminan, dan Perjanjian Regres Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi di Museum Nasional Jakarta, Jumat (03/05/2019). - (Sina)

    Jakarta, Kominfo – Pembangunan Satelit Multifungsi (SMF) SATRIA dipastikan tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa saja. Pasalnya proyek itu dirancang agar 150 ribu titik di daerah pelosok yang tidak terjangkau kabel serat optik dalam proyek Palapa Ring bisa ikut menikmati internet berkecepatan tinggi.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, khusus untuk proyek Satelit Multifungsi, pemerintah akan membangun 150 ribu antena di daerah-daerah di luar Pulau Jawa.

    “Tadi saya lapor ke Pak Menko Perekonomian, ada 150 ribu titik, kita perlu 150 ribu antena. Saya katakan, tidak boleh dibangun di Pulau Jawa, kita harus distribusikan 150 ribu itu ke daerah,” kata Menteri Rudiantara dalam sambutan saat Penandatangan Perjanjian Kerjasama, Perjanjian Penjaminan, dan Perjanjian Regres Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi di Museum Nasional Jakarta, Jumat (03/05/2019).

    Komitmen tersebut akan diwujudkan dengan membangun di lima daerah luar Jawa, terutama di daerah yang masuk kategori 3T  atau daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal. 

    Dari 5 daerah atau lokasi tersebut, masing-masing daerah dipasang 30 ribu antena dengan skala ekonomi yang cukup. Oleh karena itu, SMF SATRIA akan menunjang pengembangan ekonomi daerah.  

    “Ini akan menunjang pengembangan ekonomi daerah. Sehingga pembangunan ekonomi itu merata ke seluruh Indonesia. Tidak Jawa sentris, ” tegas Menteri Rudiantara. 

    Menteri Rudiantara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sejak awal dalam mempersiapkan Proyek SMF tersebut. 

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman semua, ekosistem yang membantu sejak awal. Ini memang yang pertama, tapi saya pastikan, ini bukan yang terakhir bagi Indonesia,” pungkasnya.*

    Berita Terkait

    Soal Kebocoran Data Penumpang, Kominfo Akan Panggil Lion Group

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara angkat bicara soal kasus kebocoran data penumpang di dua maskapai milik Lion Group, yakni Mali Selengkapnya

    Tahun 2020, Kominfo Tingkatkan Alokasi Penguatan GPR Rp48 Miliar

    Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020 untuk memperkuat peran sebagai Selengkapnya

    Lewat Sail Nias, Kominfo Ajak Masyarakat jadi Pelopor Promosi Wisata Nias

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktiyo mengajak masyarakat untuk menjadi p Selengkapnya

    Dukung Sail Nias 2019, Kominfo Bangun Media Center

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) turut mendukung penyelenggaraan Sail Nias 2019 dengan penyediaan fasilitas Media Center Selengkapnya