FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 05-2019

    359

    Kominfo Canangkan Strategi Baru Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Jakarta, Kominfo – Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang dirilis sejak tahun 2016 pertengahan, kini akan hadir dengan strategi dan format baru. Dengan nama Gerakan 1001 Startup Digital,  upaya menciptakan perusahaan rintisan digital di Indonesia itu akan makin sinergis dengan melibatkan semua pihak untuk membangun ekosistem digital.

    Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Kementerian Kominfo telah menginisiasi Gerakan 1000 Startup Digital untuk melahirkan perusahaan rintisan yang berkualitas.

    Melalui gerakan gotong royong itu, Dirjen Semuel, menyebutkan target untuk  menciptakan masa depan ekosistem ekonomi digital Indonesia. Termasuk mendorong transformasi Indonesia menjadi negara maju melalui pertumbuhan ekonomi digital. 

    Sejalan dengan dinamika terkini dan hasil evaluasi pelaksanaan Program 1000 Startup Digital, Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan pemangku kepentingan dengan strategi dan format yang berbeda.

    “Program ini sudah dari tahun 2016 pertengahan, ini memang ada bedanya 1000 Startup dengan menggunakan branding  1001 Startup Digital. Semangatnya gotong royong untuk kebangkitan ekonomi digital Indonesia,” kata Semuel dalam Konferensi Pers Program The Next 1000++ Digital Startups, di Jakarta, Senin (20/05/2019).

    Melihat pertumbuhan startup digital di Indonesia yang mencapai 2500 perusahaan dalam tiga tahun terakhir, Dirjen Semuel mengatakan, Kementerian Kominfo akan terus melakukan perbaikan agar ekosistem ekonomi digital bisa menjadi pendorong pertumbuhan.

    “Intinya, kita ingin melakukan evaluasi, kita melakukan review. Karena ada beberapa hal ada perubahan. Satu contoh, kalau kita lihat di program awal itu adalah ada Ignition, Workshop, Hackathon, Bootcamp, dan Incubation. Kini startup bisa langsung masuk ke tahapan yang dia butuhkan, misalnya langsung akselerasi,” ucap Semuel

    Semuel menambahkan, perubahan lain yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas rintisan melalui The Next 1000 ++ Digital Startups adalah perluasan jangkauan. Hal itu dilakukan dengan menambah target pelaksanaan di lima kota di Indonesia, dari 10 kota yang sudah berjalan.

    “Kalau kemarin itu ada 10 kota, kita akan merancang, nambah lima lagi. Ini lagi dirancang, kalau yang 10 kota sudah jadi, kita lagi mencari lima partner dari lima kota berikutnya. Jadi totalnya nanti 15 kota” jelas Semuel

    Kementerian Kominfo juga mengajak kementerian dan lembaga serta pemain industri digitial lain ikut serta memberikan solusi agar dapat meningkatkan kualitas startup digital di Indonesia. 

    "Kominfo benar-benar ingin menjadi enabler. Umpamanya di pertanian, apa sih di pertanian yang perlu dilakukan perubahan? Atau apa yang mau didisrupsi? Apa yang mau diperbaiki. Sama seperti di perikanan, SDM, energi, atau kesehatan,” jelas Semuel.

    Dalam konferensi pes itu, hadir pula sebagai narasumber Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang PMO dan Ekonomi Digital Lis Sutiaji, CEO & Co-Founder Kumpul Faye Alund, dan Program Manager Gerakan Nasional 1000++ Startup Digital Fadli Willhandarwo. 

    Berita Terkait

    Menkominfo Harap Lulusan Co-Class Jadi Duta Digital Indonesia

    Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengucapkan selamat atas kelulusan peserta Pelatihan Collaborative Creative Learning and Action for Sustaina Selengkapnya

    Ini Cara Hindari Penipuan Lewat Platform Digital

    Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti, mengingatkan agar masyarakat menghindari penipuan melalui platform digita Selengkapnya

    Kunjungi Kominfo, Delegasi UKM Lao PDR Diskusikan Startup dan Digitalisasi UMKM

    Sepuluh orang Delegasi Republik Rakyat Demokratik Laos (Lao PDR) berkunjung ke Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk bertukar informa Selengkapnya

    Kominfo Ingin Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan Indonesia dapat menjadi negara pusat ekonomi digital dunia. Menurut Direktur Jenderal Apl Selengkapnya