FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    24 06-2019

    576

    Presiden ADB Apresiasi Perkembangan Ekonomi Indonesia

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Bangkok, Kominfo -  Sebelum berangkat menuju Pangkalan Militer Don Mueang untuk bertolak ke Jakarta, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menerima kunjungan kehormatan Presiden Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao, di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Minggu (23/06/2019) kemarin.

    Dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut, Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya kepada wartawan menjelaskan, Presiden ADB menyampaikan apresiasinya kepada Presiden yang telah membawa ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi cukup baik.

    “Nakao memuji manajemen fiskal dan makroekonomi Indonesia yang solid, sebagaimana terlihat dari pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, inflasi 3,2 persen, serta kehati-hatian manajemen fiskal dan cadangan devisa,” kata Menlu.

    Menurut Menlu, Presiden ADB itu menilai bahwa Indonesia merupakan salah satu contoh dari ekonomi yang bertumbuhkembang dengan baik di kawasan.

    Berita Terkait

    Presiden Berharap Perkoperasian Nasional Dapat Hadapi Tantangan Lewat Kreativitas dan Inovasi

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa perkoperasian nasional mencapai usia 73 tahun ketika dunia usaha tengah mengalami tekanan yang berat Selengkapnya

    Optimasi Belanja Pemerintah Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional

    Komponen Belanja Pemerintah berupa Belanja Modal dan Belanja Barang pada semua Kementerian/Lembaga (K/L) diharapkan mengalami peningkatan gu Selengkapnya

    Presiden Ingatkan Daerah untuk Terus Kendalikan Penyebaran Covid-19

    Presiden juga meminta daerah tidak terlena dengan angka positif Covid-19 yang rendah dan tidak menganggap enteng pandemi ini. Selengkapnya

    Presiden Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

    Proyek tersebut merupakan rehabilitasi jaringan irigasi setempat agar selalu berfungsi dengan baik dan untuk mendukung program lumbung panga Selengkapnya