FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    09 07-2019

    255

    Esensi Informasi Harus Berbasis Fakta dan Data

    KategoriBerita Kementerian | mth

    Jakarta, Kominfo - Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh menilai di tengah peradaban yang terus berkembang, esensi informasi yang dibutuhkan masyarakat harus tetap didasarkan fakta dan data.

    "Peradaban terus berubah dan berkembang, maka kebutuhan informasi pun terus berubah dan berkembang. Tapi esensi dari informasi itu rasanya tetap, yaitu apa informasi itu akan menjadi sehat bagi masyarakat kalau informasi itu didasarkan atas data dan fakta," tuturnya dalam tayangan video dalam Konferensi Global untuk Kebebasan Media yang berlangsung di London, Selasa (9/7/2019).

    M. Nuh mengibaratkan informasi seperti oksigen yang bisa membuat sehat dan menyehatkan. Oleh karena itu, hanya informasi berbasis fakta dan data yang bisa mencerdaskan umat manusia.

    "Saya mengibaratkan informasi itu seperti oksigen setiap orang butuh oksigen tapi oksigen yang fresh yang pure. Jika terkontaminasi justru akan membuat orang menjadi sakit.

    Demikian juga informasi kalau  informasi berdasarkan fakta dan data akan mencerdaskan umat manusia," tuturnya.

    Guna memastikan informasi yang bisa mencerdaskan manusia, menurut Ketua Dewan Pers, dibutuhkan pengembangan dua hal esensial. Pertama, kebebasan jurnalis untuk mengumpulkan fakta dan data. 

    "Secara esensial yang kita kembangkan, yaitu memberikan keleluasan kebebasan kepada para jurnalis untuk mengeksplor data dan informasi fakta menjadi sesuatu yang mencerahkan yang dibutuhkan masyarakat," ungkapnya.

    Hal kedua yang dibutuhkan, menurut M. Nuh adalah upaya menyiapkan jurnalis yang kompeten memadai dan memiliki integritas.

    "Tapi di balik itu ada ikhtiar yang tidak boleh dilepaskan yaitu menyiapkan insan-insan jurnalis memiliki kompetensi yang memadai, profesionalitas dan integritas," lanjutnya.

    Jika hal itu dilakukan menurut M. Nuh akan ada jaminan informasi yang disajikan kepada publik akan dapat memberikan pencerahan.

    "Kebebasan kita berikan kepada orang-orang yang memiliki integritas dan memiliki kompetensi, maka kami yakin, kita yakin, insyaallah informasi yang akan disajikan kepada publik dapat memberikan pencerahan," ungkapnya.

    Dalam tayangan video itu, Ketua Dewan Pers juga menyampaikan selamat atas penyelenggaraan Konferensi Global untuk Kebebasan Media. Forum Global Conference for Media Freedom yang digelar oleh Pemerintah Inggris dan Kanada itu ditujukan untuk menyusun komitmen bersama terhadap perlindungan jurnalis dalam menjalankan tugas, peningkatan kualitas sumberdaya manusia jurnalis dan memperjuangkan kebebasan pers.

    Berita Terkait

    Menkominfo: Kanal Penyebar Hoaks Papua Berasal dari 20 Negara

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan pihaknya telah mendeteksi kanal atau tautan penyebar hoaks yang berkaitan dengan Pa Selengkapnya

    Hoaks! 6 Orang Tewas Usai Aparat Hambur Tembakan di Deiyai Papua

    Beredar sebuah berita yang mengabarkan bahwa demo lanjutan dari aksi protes rakyat Papua di Deiyai pada tanggal 28 Agustus 2019 menelan kor Selengkapnya

    Apresiasi Karya Jurnalis, Sekjen Kominfo: Ini Masukan Buat Kami!

    Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti mengapresiasi karya-karya jurnalistik yang masuk dalam Selengkapnya

    Ini Langkah Kominfo Hadapi Bonus Demografi Tahun 2030

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan Pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah menyiapkan banyak hal untuk menyambut Selengkapnya