FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 07-2019

    374

    Genjot Perjanjian Dagang untuk Tingkatkan Ekspor Indonesia

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo – Perjanjian perdagangan dengan negara lain terus digenjot guna meningkatkan ekspor Indonesia yang lebih baik. Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memimpin rapat pembahasan tentang Penyelesaian Perundingan Perdagangan Indonesia-EU CEPA, Indonesia-Korea CEPA dan RCEP, di Kantor Wapres, Jl. Merdeka Utara, Rabu (31/07/2019).

    Menurut Wapres Jusuf Kalla, Indonesia membutuhkan perdagangan yang lebih baik.  Lebih jauh Wapres menjelaskan bahwa Vietnam telah menandatangani perjanjian perdagangan dengan Uni-Eropa dan Amerika, sehingga ekspornya meningkat, disusul dengan Thailand.

    “Kita juga membutuhkan perdagangan yang lebih baik. Kita selalu telat untuk mendapat suatu izin perdagangan yang lebih menguntungkan kita,” tegasnya.

    Oleh karena itu, Wapres menekankan agar perjanjian perdagangan dengan negara lain dapat segera diselesaikan guna mengejar peningkatan ekspor. “Ini harus! Jangan kita ulur waktu terlalu panjang. Kita selesaikan segera agar kita mengejar, dan ekspor kita,” intruksinya.

    Hadir dalam rapat tersebut Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Wakil Menteri Luar Negeri M. Fachir, Kepala Sekretariat Wapres Muhamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Plt.Deputi Bidang Kebijakan Ekonomi Infrastruktur dan Kemaritiman Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Hukum Satya Arinanto, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin, Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi, dan Tim Ahli Wapres M. Ikhsan.

    Berita Terkait

    Realisasikan Belanja APBD untuk Dongkrak Ekonomi di Kuartal III

    Meski pada kuartal II mengalami penurunan, Kepala Negara optimistis bahwa perekonomian Indonesia akan kembali pulih di kuartal III. Selengkapnya

    Dukung Fintech Syariah Tingkatkan Angka Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia

    Indeks literasi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia saat ini masih cukup rendah apabila dibandingkan dengan indeks ekonomi dan keuanga Selengkapnya

    Pemerintah Percepat Realisasi Belanja Guna Pulihkan Ekonomi Nasional

    Berdasarkan angka yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada triwulan II 2020 terkontraksi sebesar 5,32 pers Selengkapnya

    ASEAN HLTF-EI Serukan Pengurangan Non Tariff Measures untuk Kemudahan Arus Barang Esensial

    Pertemuan Association of Southeast Asian Nations High Level Task Force on Economic Integration (ASEAN HLTF-EI) ke-38 yang berlangsung secara Selengkapnya