FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    08 08-2019

    352

    Kembangkan Talenta ASN, Pemerintah Targetkan World Class Government Terwujud 2024

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo -  Presiden Joko Widodo dalam Visi Indonesia yang disampaikan pada Juli 2019 lalu menegaskan bahwa dalam 5 tahun ke depan pemerintah akan fokus pada pengembangan talenta Indonesia yang hebat sehingga dapat membawa negara ini bersaing secara global di era revolusi industri 4.0.

    Terkait itu, pada sisi pemerintahan sendiri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menyiapkan sejumlah strategi guna mewujudkan world class government atau pemerintahan berkelas dunia pada tahun 2024.

    Demikian disampaikan Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja dalam acara diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Evaluasi Reformasi Birokrasi", yang berlangsung di Ruang Auditorium Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

    "Pada 2024, ASN (Aparatur Sipil Negara) sudah harus memiliki ciri-ciri Smart ASN, yaitu berintegritas, nasionalisme, profesionalisme, berwawasan global, menguasai IT dan bahasa asing, hospitality, networking, dan entrepreneurship. Semua soal penerimaan CPNS kami turunkan dari sini visi misinya. Kita cari anak-anak dengan kualitas seperti ini," jelas Setiawan.

    Menurutnya, strategi ini harus dan sudah wajib dijalankan mengingat Indonesia berada pada peringkat ke-77 dari 119 pada Global Talent Competitiveness Index 2018.

    Lebih lanjut dijelaskan, untuk mendukung terwujudnya Smart ASN dan world class government pada 2024, pihaknya menerapkan strategi 6 P.

    "Yaitu perencanaan; perekrutan dan seleksi; pengembangan kapasitas; penilaian kinerja dan penghargaan; promosi, rotasi, dan karir; serta peningkatan kesejahteraan. Ini semua harus sejalan. Kalau ada yang pincang satu saja di sini, saya rasa Smart ASN tidak akan sempurna," kata dia. 

    Sementara dalam mencari anak-anak bangsa yang bertalenta, Setiawan menyebut Kementerian PANRB juga melakukan talent scouting, selain tentunya melalui jalur regular seperti penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

    "Dalam talent scouting, kami bekerja sama dengan universitas-universitas, pemberian beasiswa, dan lain sebagainya. Misalnya saja juara Olimpiade kita lihat, para wisudawan terbaik dari lima universitas juga kita lihat, karena kita dalam penerimaan CPNS juga ada formasi khusus untuk mereka," terangnya. 

    Pada akhirnya, melalui world class government, Pemerintah ingin menciptakan reformasi birokrasi 4.0 dengan indikator percepatan pelayanan, efisiensi pelayanan, akurasi pelayanan, fleksibilitas kerja, berdampak sosial.

    Hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Deputi II Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto. 

    Berita Terkait

    Gandeng Bukalapak, Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Wirausaha Digital UMKM Berbasis Pesantren

    Kedeputian Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemen Selengkapnya

    Kembangkan Ekonomi Kreatif Fesyen, Pemerintah Ajak Kolaborasi Berdayakan Perempuan, UMKM, dan Produk Dalam Negeri

    Ekonomi kreatif kini menjadi sektor yang kian menjanjikan. Perkembangannya cukup pesat, baik ditilik dari nilai ekonomi maupun serapan tena Selengkapnya

    Pemerintah Siapkan Manajemen Talenta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah menyiapkan kebijakan manajemen talenta. Selengkapnya

    Kembangkan Inovasi K/L dan Pemda, Tingkatkan Ketertiban Masyarakat

    Semua Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah telah diinstruksikan untuk melakukan inovasi bagi terwujudnya peningkatan ketertiban masyara Selengkapnya