FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 08-2019

    299

    Langkah Kuda Antisipasi Penyebaran Hoaks

    Kategori Berita Kementerian | meit001

    Jakarta, Kominfo – Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melakukan upaya untuk mengurangi konten hoaks di dunia maya. Salah satunya bekerja bersama kementerian dan lembaga serta komunitas antihoaks untuk melakukan pendidikan dan literasi informasi. Bahkan, Kementerian Kominfo juga mengambil langkah kuda untuk mengantisipasi penyebaran hoaks dengan menyebarkan informasi dan klarifikasi secara proaktif sebagai bagian dari pendidikan kepada publik.

    “Kami bersyukur bahwa angka hoaks terus menurun. Artinya masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya mencari fakta ke berbagai sumber media terpercaya,” ujar Plt Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam Dialog Media Lab: Cek Fakta, Berhasilkah Menangkal Hoaks dan Disinformasi?” di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (13/08/2019).

    Berbekal hasil data penelusuran Tim AIS Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komifo, menurut Ferdinandus pola penyebaran hoaks dapat dipetakan. Sehingga Kementerian Kominfo dapat merancang tindak lanjut dan pencegahan agar hoaks tidak menyebar luas dengan melibatkan platform dan aplikasi. 

    “Hoaks itu seperti musim. Ketika kami sudah mengetahui polanya akan kami beritahu duluan ke masyarakat sehingga mereka sudah mengetahui berita tersebut hoaks atau tidak. Akhirnya mereka bisa 1 langkah ke depan dalam menghadapi hoaks,” lanjut Ferdinandus Setu.

    Ketua Masyarakat Antiftnah Indonesia (Mafindo), Septiaji Eko Nugroho menyatakan selama ini sosialisasi mengenai isu hoaks sudah cukup baik di Indonesia. Namun demikian, menurut Septiaji, selalu dibutuhkan key opinion leader (KOL) untuk memperkuat konten sosialisasi dan juga klarifikasi atas hoaks yang tersebar.

    “Sebagai contoh Ambon, mereka pernah terkena isu hoaks. Akan tetapi karena para tokoh agama langsung mengklarifikasi pemberitaan tersebut, maka kabar hoaks tersebut tidak menjadi kuat dan tersebar luas,” tuturnya.

    Selain Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo dan Ketua Mafindo, diskusi live perdana yang digelar Dewan Pers itu juga dihadiri oleh Manager Facebook Indonesia Alice Budisatrijo dan Karo Multimedia Polri Brigjenpol Budi Setiawan.

    Berita Terkait

    Indeks IKP Jadikan Layanan Komunikasi Terukur dan Lebih Baik

    Pelayanan bidang komunikasi atau komunikasi publik merupakan jenis pelayanan yang tak terlihat namun bisa diukur. Hal itu dinyatakan oleh Di Selengkapnya

    Kominfo Targetkan Peningkatan Komunikasi Publik Hingga ke Desa

    Kementerian Komunikasi dan Informatika berharap dinas kominfo di tingkat pemerintah kabupaten dan kota dapat meningkatkan fungsi komunikasi Selengkapnya

    Lepas Purnabakti, Sekjen Kominfo Apresiasi Rudiantara dan Stafsus

    Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali menggelar pelepasan Purnabakti atau ASN Kominfo yang telah memasuki masa pensiun untuk period Selengkapnya

    Pranata Humas, Salah Satu Solusi Penyederhanaan Birokrasi

    Kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menyederhanakan birokrasi membuat kedudukan Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) ke depan makin stra Selengkapnya