FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    14 08-2019

    62

    Bangkitkan Cinta Negeri, Menkominfo Minta Pemda Gelar Aubade Kemerdekaan

    KategoriBerita Kementerian | mth
    Menkominfo Rudiantara (kempat kiri) bersama Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (tengah) dan Rektor UGM Panut Mulyono (ketiga kanan) menyapa pelajar saat Aubade Pancasila 2019 di Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (14/8/2019). Acara yang diselenggarakan atas kerja sama Pusat Studi Pancasila dan Paduan Suara Gelora Bahana Patria serta diikuti oleh 1.211 anggota paduan suara di Daerah Istimewa Yogyakarta itu menjadi rangkaian peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

    Yogyakarta, Kominfo - Usai menyaksikan Aubade Pancasila di Universitas Gadjah Mada, Rabu (14/08/2019), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampakan apreasiasi. Bahkan ia medorong pemerintah kota dan kabupaten dapat menggelar Aubade Kemerdekaan setiap  Bulan Agustus untuk membangkitkan cinta terhadap negeri.

    “Aubade yang dilakukan tadi sangat bagus dan saya mengapresiasi apa yang dilakukan UGM. Sebab aubade ini sangat jarang dilaksanakan di kota atau kabupaten, kecuali di Istana Negara sewaktu upacara puncak Hari Kemerdekaan,” katanya di halaman Balairung UGM, Yogyakarta.

    Menteri Rudiantara meminta pemerintah kota dan kabupaten menyelenggarakan aubade kemerdekaan setiap Agustus. "Penampilan musik dan nyanyian ini mampu menumbuhkan semangat cinta negeri," ungkapnya.

    Aubade Pancasila digelar oleh UGM menyambut Kongres Pancasila ke-11 dan Peringatan Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI.  Sebanyak 1.211 orang dari 37 grup paduan suara di Yogyakarta turut memeriahkan aubade Pancasila buah kerja sama  Pusat Studi Pancasila dan Paduan Suara Gelora Bahana Patria.

    Dalam aubade Pancasila tersebut kelompok paduan suara yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, serta paduan suara sejumlah instansi tersebut bersama-sama menyanyikan lagu-lagu perjuangan, seperti Indonesia Jaya, Sorak-sorak Bergembira, dan Bangun Pemudi Pemuda.

    Kelompok paduan suara yang terlibat dalam acara ini antara lain SD BOPKRI Gondolayu, SD Keputran 1, SDN Tegal Panggung, SD Kanisus Wates, SMPN 10 Yogyakarta, SMPN 14 Yogyakarta, SMP Muhammadiyah 9, SMPN 1 Yogyakarta, SMAN11 Yogyakarta, SMK 1 Depok, serta Taman Madya Ibu Pawiyatan. Selain itu, juga PSM Universitas Terbuka, PSM Universitas Sarjanawiyata, PS Gelora Bahana Patria, PS Adiswara Gadjah Mada, PS RSUP Dr. Sardjito, Klub Sariswara, dan 11 UPT Kemendikbud Yogyakarta.

    Rektor UGM, Panut Mulyono, menyatakan pelaksanaan aubade menjadi salah satu cara untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan Pancasila kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan ini UGM mengajak masyarakat luas untuk bernyanyi bersama dan mengumandangkan lagu-lagu perjuangan.

    “Melalui lagu-lagu perjuangan yang nanti akan dikumandangka kita  dapat meresapi semangat para pendahulu bangsa dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, dapat mensyukuri keindahan dan kekayaan negeri kita,” kataPanut.

    Menurut Panut, keterlibatan 37 kelompok paduan suara dalam kegiatan aubade mulai dari SD hingga lanjut usia, dikatakan Panut, menjadi simbol bahwa keberagaman dapat menciptakan harmoni, seperti halnya harmoni yang ada di kampus UGM. Warga UGM berasal dari seluruh provinsi Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

    “Disini kita belajar dan berkreasi bersama, bergotong-royong untuk menghasilkan karya nyata bagi Indonesia,” terangnya.

    Panut berharap dengan kegiatan aubade dan Kongres Pancasila yang akan digelar Kamis (15/8) semangat nasionalisme dapat terus dan semakin bergelora dan digaungkan ke seluruh pelosok negeri. Dia pun berpesan pada masyarakat untuk tidak ragu membagikan semangat nasionalisme melalui berbagai media sosial dan me-repost materi-materi publikasi dari aubade dan Kongres Pancasila dari berbagai media sosial resmi UGM.

    “Bersama-sama kita sebarkan kebenaran dan kebaikan serta perangi berita-berita bohong yang melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,”pungkasnya.

    Adapun Kongres Pancasila di UGM berlangsung pada Kamis (15/8) dan Jumat (16/8). Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka acara ini dan beberapa nama akan menjadi pembicara seperti Kaesang Pengarep, Alissa Wahid, dan Azyumardi Azra.

    Berita Terkait

    Jelang Ignite The Nations, Menkominfo: Ini Upaya Pemerintah Tumbuhkan Startup Digital

    Pagi ini, Minggu (18/08/2018), Menteri Komunikasi dan Informatika memimpin langsung persiapan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital 'Ignite Selengkapnya

    Lawan Hoaks, Menkominfo Ingatkan Agar Jempol Tak Lebih Cepat Dari Pikiran

    Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan hoaks atau berita bohong. Oleh karena itu, ia mem Selengkapnya

    Agar Tak Gagal Paham, Menkominfo Minta Rhenald Kasali Bagikan Buku ke Pejabat Kementerian

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak semua pihak, terutama pejabat kementerian dan lembaga, agar tidak gagal paham dalam m Selengkapnya

    Pembatasan Akses? Menkominfo Pastikan Pemerintah Lindungi Kebebasan Berekspresi

    Kebijakan Pemerintah untuk membatasi sebagian fitur media sosial pada tanggal 22 Mei 2019 kemarin masih menjadi pertanyaan sebagian warganet Selengkapnya