FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 08-2019

    256

    Kesempatan ASN Tingkatkan Kapasitas Lewat Program ‘Double Degree’

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Sebagai langkah awal untuk memenuhi visi Indonesia lima tahun ke depan soal pengembangan sumber daya manusia (SDM) termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan roda pemerintahan, pemerintah meluncurkan konsep peningkatan kapasitas ASN melalui program Double Degree dengan menggandeng universitas dalam negeri dan luar negeri.

    “Para ASN yang mengikuti Double Degree disiapkan sebagai reform agent, yang paham isu dan masalah internal serta dikolaborasikan dengan konsep dan perkembangan paradigma reformasi birokrasi yang berkembang di dunia,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dalam acara Launching Program Double Degree, di Jakarta, Rabu (21/08/2019).

    Menurut Menteri PANRB, para ASN dari seluruh instansi pemerintah akan diseleksi dan direkrut untuk menjalani pendidikan di berbagai bidang. Bidang yang akan dipelajari adalah administrasi pemerintahan, kebijakan publik, e-government, reformasi sektor publik, dan ekonomi.

    Peserta didik yang terpilih akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Indonesia atau Universitas Hasanuddin. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan mengenyam pendidikan selama satu tahun di University of Melbourne atau Victoria University of Wellington.

    “Kedua universitas ini merupakan universitas yang memiliki reputasi unggul dalam program kebijakan publik serta e-government,”jelas Syafruddin.

    Dengan mengikuti pendidikan ini, ASN nantinya tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pemerintahan dan birokrasi melalui perspektif nasional, tetapi juga berkesempatan belajar tentang e-Government dan kebijakan publik lewat perspektif global.

    “Adapun untuk teknis pelaksanaan program dan pembiayaan akan melibatkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan,” sambung Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKM) Bima Haria Wibisana.

    Nantinya Universitas Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah barat, sedangkan Universitas Hasanuddin akan mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah timur Indonesia.

    Menteri PANRB berharap program ini merupakan inisiasi awal yang berkelanjutan untuk membuka ruang bagi ASN meningkatkan kapasitas diri khususnya dalam hal pendidikan, sekaligus menindaklanjuti visi Indonesia dalam peningkatan SDM, termasuk di dalamnya profesi ASN yang bertugas menjalankan roda pemerintahan.

    Berita Terkait

    SNIK Indonesia 2018, Tingkatkan Kesejahteraan Lewat Peningkatan Inklusi Keuangan

    Salah satu upaya Pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tingkat kesejahteraan dan mengurangi ketimpangan serta kemiskinan ditemp Selengkapnya

    Sekjen PBB Apresiasi Peran Indonesia Sebagai ‘Bridge Builder’

    Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menyampaikan apresiasinya terhadap peran yang dimainkan Indones Selengkapnya

    Gandeng Bukalapak, Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Wirausaha Digital UMKM Berbasis Pesantren

    Kedeputian Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemen Selengkapnya

    Dorong Industri Tingkatkan Kapasitas SDM Melalui Pemagangan Berkualitas

    Selengkapnya