FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    27 09-2019

    54

    Kontrasepsi Tepat Indonesia Sehat, Meningkatkan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Guna Mencapai Indonesia Sehat

    Kategori Artikel GPR | mth

    Tiap tanggal 26 September, ada yang dinamakan Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day. Sejatinya hal ini perlu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi yang ada.

    Perencanaan keluarga adalah poin penting yang harus dipersiapkan setelah menikah.  Dengan perencanaan keluarga yang matang, pasangan bisa mengembangkan diri dan karier. Kemampuan untuk merencanakan kehamilan termasuk memilih kontrasepsi juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan bagi perempuan. Di sisi lain, kasih sayang dan kebutuhan finansial untuk anak bisa dimaksimalkan.

    Selain itu juga agar memungkinkan pasangan usia subur dalam membuat pilihan metode kontrasepsi berdasarkan  informasi  tentang  kesehatan  seksual  dan  kesehatan  reproduksi mereka.

    Terdapat tiga jenis pilihan metode kontrasepsi bagi pasangan usia subur yang sudah menikah. Pertama adalah kontrasepsi hormonal yang terdiri dari IUD hormonal, implan, pil KB, kontrasepsi darurat, dan suntikan KB.

    Lalu kontrasepsi non-hormonal yang terdiri dari IUD non-hormonal, kondom, serta sterilisasi (tubektomi, dan vasektomi).  

    Terakhir kontrasepsi alami berdasar metode kalender, senggama terputus, dan metode menyusui yang dikenal dengan MAL atau Metode Amenorea Laktasi. Metode MAL  ini dapat digunakan bagi Ibu yang baru saja melahirkan dan menyusui bayinya.

    BKKBN kemudian membaginya menjadi 2 jenis, yaitu metode kontrasepsi jangka pendek yang terdiri dari pil KB dan suntikan KB, kondom.

    Kemudian, metode kontrasepsi jangka panjang yang terdiri dari alat kontrasepsi dalam Rahim (IUD), Implan, Tubektomi dan Vasektomi.

    Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 menyatakan bahwa terjadi peningkatan pemakaian kontrasepsi (semua cara) dari 62 persen pada SDKI 2012 menjadi 64 persen pada SDKI 2017. Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) mengalami penurunan dari 11,4 pada SDKI 2012 menjadi 10,6 persen pada SDKI 2017.

    Tahun  ini,  Hari  Kontrasepsi  Sedunia  di  Indonesia  mengambil tema ‘Meningkatkan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Guna Mencapai Indonesia Sehat’.

    Di Indonesia peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dijalankan sebagai momentum meningkatkan komitmen  & dukungan  stakeholder,  provider  medis,  mitra  kerja  dan masyarakat untuk percepatan pencapaian program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara menyeluruh.

    Selain dari segi dukungan, Hari Kontrasepsi Sedunia juga akan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan  pengetahuan  dan  wawasan  seluruh masyarakat Indonesia, di semua lini, terkait seperti apa pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang berkualitas.

    Tak hanya itu, program KB merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia, guna mendukung komitmen pemerintah SDM Unggul Indonesia Maju.

    Sementara oleh @BKKBNofficial, Hari Kontrasepsi Sedunia akan dirayakan melalui berbagai kegiatan. Mulai dari pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan KB & kesehatan reproduksi di sejumlah RPTRA, hingga potongan harga menarik bagi peserta KB di merchant tertentu.

    Selamat memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia, Indonesia sehat melalui peningkatan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.

    #HariKontrasepsiSedunia2019 #WorldContraceptionDay2019 #KontrasepsiTepatIndonesiaSehat #KalauTerencanaSemuaLebihMudah #LayananKBBaik #IndonesiaSehat #ReproduksiSehat

     

    Berita Terkait

    The 5th GHSA, Indonesia Mengawal Terciptanya Keamanan Kesehatan Dunia

    Mobilitas manusia di era milenial bukan hanya berdampak terhadap kecepatan penyampaian informasi. Ancaman kesehatan global menjadi sisi lain Selengkapnya

    Kualitas Penilaian Hasil Belajar Semakin Meningkat, Kedaulatan Guru Diperkuat

    Selengkapnya

    Kemungkinan yang Terjadi Saat Ini Penyalahgunaan NIK dan KK Yang Digunakan Registrasi Secara Tanpa Hak dan Bukan Kebocoran Data

    Selengkapnya

    Presiden Tegaskan Rakyat Harus Jaga dan Pelihara Kesatuan di Tahun Politik

    Selengkapnya