FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 09-2019

    1155

    Menkopolhukam: Taati Aturan Agar Tak Buat Masyarakat Khawatir

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Menko Polhukam Wiranto (kiri) bersama Menkominfo Rudiantara (ketiga kanan), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kanan) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) tingkat menteri di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (30/9/2019). Rapat tersebut membahas persiapan hari Kesaktian Pancasila, persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota DPR terpilih, penanganan pascagempa di Ambon, perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan situasi terkini di Papua. - (antarafoto)

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa besok diperkirakan masih akan ada demonstrasi dari beberapa kelompok masyarakat. Menko mengingatkan agar demonstrasi menaati peraturan perundang-undangan yang ada sehingga tidak membuat masyarakat was-was dan khawatir.

    “Memang diperkirakan bahwa besok masih ada demonstrasi dari beberapa kelompok masyarakat, Ormas. Kita hanya mengingatkan bahwa demonstrasi atau sebutan lain menyampaikan pendapat di muka umum, itu memang diizinkan, dibolehkan oleh undang-undang dan pengaturan itu sangat ketat, harus ada izin dari aparat, temanya apa, di mana, jam berapa sampai jam berapa. Kalau demo semacam itu dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan maka demonstrasi tidak menakutkan, tidak akan membuat masyarakat menjadi was-was dan tidak khawatir, tidak akan mengganggu kehidupan masyarakat, tidak mengganggu aktivitas masyarakat kalau dilaksanakan sesuai aturan,” kata Menko Polhukam Wiranto di Jakarta, Senin (30/9/2019).

    Masalahnya, kata Menko Polhukam, saat ini yang dihadapi kemungkinan adalah demonstrasi yang anarkis, demonstrasi yang justru melanggar aturan-aturan dan terkadang menyerang petugas, merusak, dan membakar. Menurutnya, ini bukan demo lagi, tapi satu gerakan yang dilakukan oleh para perusuh, maka sebenarnya aparat keamanan tidak lagi melaksanakan langkah-langkah anti demonstrasi tapi anti kerusuhan.

    “Oleh karena itu, teman-teman yang berdemo jangan sampai menjurus kepada demonstrasi yang anarkis, jangan mau diprovokasi, didorong untuk melakukan langkah-langkah yang anarkis. Itu bukan demo, bukan menyampaikan pendapat di muka umum, tapi sudah melakukan satu aksi-aksi melawan hukum yang disebut dengan gerakan kerusuhan atau gerakan anarkis yang biasanya dilakukan oleh para perusuh,” kata Menko Polhukam Wiranto.

    Namun dalam hal ini, aparat keamanan telah mempersiapkan pasukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Menko Polhukam pun meminta agar masyarakat tenang, tidak terganggu dengan aktifitas demo, dan laksanakan kegiatan sehari-hari.

    “Tapi tetap kita peringatkan kepada para demonstran jangan bertindak anarkis, jangan sampai mengganggu pelaksanaan proses pelantikan DPR RI yang merupakan amanat konsitusi, yang merupakan amanat dari pemilihan langsung oleh rakyat,” kata Menko Polhukam Wiranto.

    Berita Terkait

    Presiden Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan

    Presiden didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis berolahraga di area sekitar Istana Kepresidena Selengkapnya

    Menko Polhukam Yakinkan Masyarakat Tetap Bersama Hadapi Covid-19

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 merupakan bencana non alam yang h Selengkapnya

    Presiden Ajak Penyelenggara Negara Teguhkan Keberpihakan pada Masyarakat

    Presiden Joko Widodo mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat. Dalam p Selengkapnya

    Menko Polhukam: Covid-19 Timbulkan Nasionalisme Baru

    Munculnya pandemi virus korona atau Covid-19 menimbulkan nasionalisme baru di kalangan bangsa-bangsa di dunia. Karena hampir semua negara bi Selengkapnya