FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 10-2019

    387

    Apresiasi Presiden untuk para Menteri di Sidang Kabinet Paripurna

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003
    Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berfoto bersama para menteri Kabinet Kerja, usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/10/2019) siang. - (Setkab)

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kabinet Kerja atas kerja keras yang telah dilakukan selama lima tahun ke belakang. Bersama dengan jajarannya, Kepala Negara menggelar sidang kabinet paripurna dengan bahasan evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (03/10/2019).

    "Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua menteri, semua kepala lembaga, atas kerja kerasnya selama lima tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama," ujar Presiden dalam sidang kabinet itu. 

    Saat pertama memimpin kabinet pada 2014 silam, Presiden mengatakan bahwa para menteri dan kepala lembaga negara dalam menjalankan tugasnya tidak sedang menjalankan visi dan misi masing-masing. Melainkan secara bersama menjalankan dan menyukseskan satu visi dan misi yang telah ditetapkan oleh Presiden dan Wakil Presiden agar semuanya berjalan beriringan menuju satu tujuan yang jelas.

    "Kita lihat alhamdulillah dalam lima tahun ini telah banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasan-keterbatasan yang ada dan juga masih banyak saya lihat masih ada pekerjaan-pekerjaan rumah yang belum bisa kita selesaikan," kata Presiden. 

    Dalam lima tahun terakhir, Presiden melanjutkan, pemerintah telah menyusun fondasi bagi pembangunan nasional agar lebih tangguh, produktif, dan merata. Reformasi di bidang fiskal juga dilakukan pemerintah sehingga APBN menjadi semakin sehat dan semakin mandiri. 

    "Kita juga telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Indonesiasentris, bukan Jawasentris, dalam melakukan percepatan pembangunan di bidang infrastruktur," imbuhnya.

    Selain itu, reformasi terhadap program perlindungan sosial dan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan juga diupayakan sehingga dapat menyentuh kurang lebih 40 persen masyarakat lapisan bawah.

    Ke depannya, Kepala Negara melihat adanya ruang bagi perbaikan dan peningkatan. Seperti halnya reformasi struktural yang telah dilakukan dalam beberapa tahun ke belakang yang dinilainya masih harus terus diupayakan dalam periode berikutnya. 

    "Memang belum besar-besaran sehingga kita harapkan nanti di lima tahun ke depan kita akan melakukan reformasi struktural ini secara besar-besaran dalam rangka meningkatkan daya saing, memangkas banyak aturan prosedur yang menghambat, yang berbelit-belit, yang kita punyai saat ini," ucapnya. 

    Lebih jauh Presiden juga menegaskan bahwa fokus kerja pemerintah pada tahun anggaran 2020 mendatang ialah melakukan pembangunan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara besar-besaran tanpa meninggalkan program pembangunan infrastruktur yang telah dimulai lima tahun lalu.

    "Karena itu saya minta reformasi pemerataan kualitas pendidikan yang menjadi fondasinya, sudah disusun selama lima tahun ini, bisa kita lanjutkan dan juga program pelatihan kewirausahaan, entrepreneurship, yang dimiliki masing-masing kementerian dan lembaga bisa disinergikan," tandasnya.

    Berita Terkait

    Presiden Salat Jumat di Masjid Baiturrahim

    Presiden Joko Widodo melaksanakan salat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (05/06/2020). Salat J Selengkapnya

    Presiden Tinjau Kesiapan Prosedur Kenormalan Baru di Masjid Baiturrahim

    Masjid yang memiliki kapasitas untuk menampung sebanyak 750 jemaah tersebut nantinya untuk sementara waktu akan dibatasi menjadi kurang lebi Selengkapnya

    Presiden Ajak Penyelenggara Negara Teguhkan Keberpihakan pada Masyarakat

    Presiden Joko Widodo mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat. Dalam p Selengkapnya

    Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan untuk Jaga Ketersediaan Bahan Pokok

    Dengan sejumlah skema tersebut Presiden Joko Widodo berharap agar para petani dan nelayan mampu bertahan dan tetap menjalankan aktivitas pro Selengkapnya