FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 10-2019

    406

    Palapa Ring Memupus Ketimpangan Digital di Seluruh Pelosok Negeri

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Dirut BAKTI Kementerian Kominfo Anang Achmad Latif dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Menghitung Dampak Palapa Ring" di Ruang Serba Guna Roeslan Abdulgani, Gedung Utama Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (15/10/2019). - (AYH)

    Jakarta, Kominfo - Tuntasnya pembangunan tol langit yang diwujudkan dengan pembangunan jaringan fiber optik di seluruh Indonesia diharapkan mampu memupus ketimpangan digital di seluruh pelosok negeri. Demikian disampaikan Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Achmad Latif dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Menghitung Dampak Palapa Ring" di Ruang Serba Guna Roeslan Abdulgani, Gedung Utama Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

    “Dengan tuntasnya program Palapa Ring di Indonesia Timur, persoalan konektivitas selesai. Kini internet cepat bisa hadir dalam genggaman kita. Digital ekonomi bisa menyentuh sampai pelosok indonesia, termasuk di daerah 3 T dan perbatasan. Karena itu memang menjadi daerah yang ditargetkan tersambung konektivitasnya melalui tol langit,” kata Anang Latif.

    Konsekuensi dari pupusnya ketimpangan digital tersebut, Anang mengatakan, adalah terjadinya perubahan gaya hidup. Bahkan, menurut dia, kecepatan internet juga akan berdampak pada layanan pemerintahan.

    “Hampir sudah semua kementerian dan lembaga terdampak dengan ketersediaan internet cepat di seluruh Indonesia. Khususnya dalam hal ketersediaan layanan online, misalnya di Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Sosial, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” paparnya.

    Jadi dalam hal ketersediaan sinyal, Anang menegaskan, pemerintah telah hadir dalam menciptakan pemerataan sinyal di seluruh kawasan di Bumi Pertiwi. “Persoalan pemerataan memang menjadi tugas pemerintah dalam hal ini Bakti. Misi kami adalah menciptakan kemerdekaan sinyal,” tuturnya.

    Saat ini, luas pemukiman di Indonesia mencapai 44.565 km2 dengan jumlah desa dan kelurahan sebanyak 83.218. 

    Turut hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini Asisten Deputi Telematika Utilitas Kemenko Perekonomian Eddy Satriya, VP Regulatory Management Telkomsel Andi Agus Akbar, Bupati Asmat Elisa Kambu, Kadis Kominfo Jayawijaya Isak SF Sawaki, dan Praktisi Start-Up asal Papua Billy Mambrasar.

    Berita Terkait

    Digital Melayani, Pemerintah Kembangkan Platform Digital Berbasis Cloud

    Pengembangan platform digital pemerintah telah berlangsung sejak tahun 2000-an. Seiring dengan percepatan digitalisasi dengan digital melaya Selengkapnya

    Gandeng Ekosistem, Kominfo Gelar Literasi Digital di 12 Kota

    Pelindungan data pribadi telah menjadi isu penting selama pandemi Covid-19 ketika hampir semua aktivitas masyarakat berlangsung melalui jari Selengkapnya

    Pegawai Badan Litbang SDM Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, sebagai Selengkapnya

    Kominfo: Literasi Pelindungan Data Pribadi Perlu Peran Berbagai Pihak

    Direktur Tata Kelola Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mariam F. Barata, menekankan pentingnya pendidikan Selengkapnya