FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    05 11-2019

    1178

    BPS: Triwulan III-2019, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,02 Persen

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan, bahwa ekonomi Indonesia triwulan III-2019 dibanding triwulan III-2018 (y-on-y) tumbuh 5,02 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha.

    “Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Jasa Lainnya sebesar 10,72 persen; diikuti Jasa Perusahaan sebesar 10,22 persen; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 9,19 persen; dan Informasi dan Komunikasi sebesar 9,15 persen,” kata Kepala BPS, Suharyanto dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung 3 lantai 1 BPS, Jakarta, Selasa (5/11/2019) siang.

    Secara keseluruhan, menurut Kepala BPS, ekonomi Indonesia sampai dengan triwulan III-2019 (c-to-c) tumbuh 5,04 persen. Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. “Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Jasa Lainnya sebesar 10,49 persen; diikuti Jasa Perusahaan sebesar 10,17 persen; dan Informasi dan Komunikasi sebesar 9,27  persen,” jelas Suhariyanto.

    Adapun jika dibandingkan dengan triwulan II-2019 (q-to-q), menurut Kepala BPS Suhariyanto, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 3,06 persen. Ia menjelaskan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 4,94 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang meningkat sebesar 10,87 persen.

    Kepala BPS juga menyampaikan, bahwa struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada triwulan III-2019 masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa yang memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 59,15 persen; diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,14 persen, Pulau Kalimantan 7,95 persen; dan Pulau Sulawesi 6,43 persen. Sisanya 5,33 persen disumbangkan pulau-pulau lainnya yang meliputi Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua masingmasing sebesar 3,06 persen dan 2,27 persen.

    “Sementara itu, Pulau Sulawesi dengan kontribusi sebesar 6,43 persen memiliki laju pertumbuhan tertinggi,” ungkap Suhariyanto.

    Sumber 

    Berita Terkait

    Presiden: Kinerja Ekonomi Indonesia Relatif Masih Baik

    Sebagian besar negara terdampak Covid-19 mengalami kontraksi ekonomi dan tumbuh negatif. Selengkapnya

    Pemulihan Ekonomi Diprediksi Mulai Kuartal Akhir 2020 dan Diakselerasi 2021

    Pemulihan ekonomi akan bisa berjalan paling tidak mulai kuartal terakhir tahun 2020 dan akselerasinya dilakukan di tahun 2021. Hal tersebut Selengkapnya

    Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh Positif di Tengah Pandemik Covid-19

    Proyeksi ekonomi dunia tahun ini dipastikan mengalami penurunan akibat pandemi Virus Korona (Covid-19), namun, Indonesia diprediksi masih bi Selengkapnya

    Saat Dunia Diproyeksi Tumbuh 3%, Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Tumbuh 5,02%

    Stabilitas ekonomi Indonesia masih tetap terjaga di tengah prospek perlambatan pertumbuhan perekonomian global. Di saat ekonomi global tahun Selengkapnya