FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 11-2019

    287

    Dunia Banyak Ketidakpastian, Presiden Sebut Indonesia dan Singapura Perlu Perkuat Kerja Sama

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Seskab Pramono Anung (kanan) dan Menlu Retno LP Marsudi (ketiga kanan) menerima delegasi parleman Singapura di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral kedua negara. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Di tengah situasi dunia yang banyak sekali ketidakpastian, Presiden Joko Widodo mengatakan, menjadi lebih penting artinya bagi Indonesia dan Singapura untuk memperkuat kerja sama, termasuk kerja sama ekonomi. Hal ini terutama karena ASEAN dimana Indonesia dan Singapura berada di dalamnya memiliki harapan yang bagus.

    “Presiden meng-quote apa yang disampaikan oleh managing director IMF yang mengatakan bahwa ASEAN is a bright spot in world economy. Jadi, ASEAN merupakan titik yang cerah di dalam kalau kita melihat situasi ekonomi dunia,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai mendampingi Presiden menerima kunjungan kehormatan dari Ketua dan Anggota Parlemen Singapura, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/11/2019) siang.

    Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan hasil pertemuan retreat dengan PM Singapura Lee Hsien Loong yang baru saja dilakukan pada tanggal 8 Oktober. “Presiden menyampaikan bahwa kedua pemimpin berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang investasi, pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, dan ekonomi digital,” terang Menlu.

    Menurut Menlu Retno Marsudi, kerja sama itu berupa G to G yang membutuhkan dukungan pada level parlemen. "Karena kerja sama antara parlemen juga perlu didukung, dan juga kerja sama antar pemuda juga perlu diperkuat," tandasnya.

    Delegasi parlemen Singapura yang bertemu Presiden itu antara lain: 1. Tan Chuan-Jin, Ketua Parlemen Singapura; 2. Anil Kumar Nayar, Duta Besar Singapura untuk Indonesia; 3. Joan Pereira, Anggota Parlemen; 4. Low Thia Khiang, Anggota Parlemen; 5. Gan Thiam Poh, Anggota Parlemen; 6. Henry Kwek, Anggota Parlemen; 7. Saktiandi Supaat, Anggota Parlemen; Murali Pillai, Anggota Parlemen; 9. Jonathan Han, Wakil Dubes Singapura; dan 10. Koh Khiang Chay. Sementara Presiden dalam kesempatan itu didampingi oleh Menlu Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

    Sumber

     

    Berita Terkait

    Ucapkan Hari Raya Nyepi, Presiden: Semoga Pandemi Ini Segera Berlalu

    Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942 melalui akun media sosial twitter yang diunggah Rabu (25/03/20 Selengkapnya

    Miliki Kapasitas 24 Ribu Orang, Presiden Cek Kesiapan Wisma Atlet Tampung Pasien Covid-19

    Presiden Joko Widodo mengecek kesiapan Wisma Atlet, Kemayoran, Provinsi DKI Jakarta, Senin (23/03/2020), yang rencana akan digunakan untuk p Selengkapnya

    Tingkatkan Komitmen Berbangsa dan Bernegara Melalui Empat Pilar Kebangsaan

    Indonesia memiliki fondasi yang dikenal dengan istilah empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia Selengkapnya

    Siapkan 4 Langkah Pengendalian, Pemerintah dan BI Komitmen Jaga Nilai Inflasi

    Sinergi kebijakan yang telah ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia tahun lalu terbukti dapat menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 20 Selengkapnya