FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 11-2019

    821

    Menkominfo Harap Lulusan Co-Class Jadi Duta Digital Indonesia

    Kategori Berita Kominfo | patr001

    Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengharapkan peserta Pelatihan Collaborative Creative Learning and Action for Sustainable SolutionsCo-Class (Co-Class) Angkatan ke-IV dapat menjadi Duta Digital Indonesia.

    “Lulusan Co-Class Angkatan ke-IV ini diharapkan bisa berkontribusi menjadi master-master bagi pengembangan Digital Talent di Indonesia dikarenakan peserta Co-Class sudah mendalami materi Go Digital, baik di dalam maupun di luar negeri,” ungkapnya saat menghadiriGraduation PelatihanCo-Class Angkatan IV: 3T Go Digital di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

    Menteri Johnny menyampaikan apresiasi dan keinginan untuk mengikuti pelatihan yang berlangsung selama enam bulan itu. "Saya sampaikan apresiasi dan saya ingin mengikuti pelatihan tersebut selama enam bulan," ungkapnya.  

    Pelatihan Co-Class yang berlangsung selama tujuh bulan dari bulan April s.d. November 2019. Pelatihan yang ditargetkan untuk meningkatkan inovasi dalam pengembangan ekonomi digital itu 38 orang terpilih dari Kementerian Kominfo, Kabupaten Kepulauan Sangihe,  Kementerian Desa, Kementerian Pariwisata,Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kemenko Maritim, TVRI, Asosiasi Logistik Indonesia, WCS, WWF, PT. BTID, Angkasa Pura II, PT. Telkom, dan APJII. 

    Pelatihan berlangsung sebagai hasil kolaborasi Kementerian Kominfo, Universitas Tsinghua, dan Yayasan United In Diversity (UID). Pada Angkatan IV, peserta pelatihan menggarap potensi di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pengerjaan inovasi berlangsung dalam 10 tahap pembelajaran, yaitu: orientation and foundation workshop di Bali, learning space 1 dilaksanakan berbasis e-learning.

    Selanjutnya Sensing Workshop di Beijing, learning space 2, deepdive workshop di Sangihe. Selanjutnya peserta mengikuti learning space 3, prototyping workshop 1, learning space 4, prototyping workshop 2. Adapun Graduation Ceremony berlangsung bersamaan dengan Konvensi Nasional Pos dan Informatika: Kolaborasi Pemerintah dan Industri dalam mendukung Ekonomi Digital.

    Peserta Pelatihan Co-Class Angkatan IV berhasil membuat lima inovasi yang siap diimplentasikan di Kepulauan Sangihe. Inovasi tersebut antara lain Sakota, sebuah upaya untuk menjadikan Sangihe sebagai Kota Tuna. Selanjutnya SirHub yang menghasilkan aplikasi pengelolaan pesisir berbasis Big Data. Ketiga. Tagonggong layanan akses internet berbiaya murah untuk rural area. Adapun ke empat,Nasempu, pengeloaan jaringan internet berbasis Bum-Des. Dan ke lima, Daun Harapan, metode pemberdayaan masyarakat untuk mengangkat potensi lokal daun cengkeh.(AHP&PS)

    Berita Terkait

    Menkominfo: Jaringan 4G Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan jaringan 4G dan 4G Long Term Evolution (LTE) tetap akan menjadi tulang punggun Selengkapnya

    Ada 350 Ribu Masyarakat Hadiri Peluncuran Literasi Digital Nasional

    Sekitar 350 ribu masyarakat yang berasal dari berbagai daerah yang mengikuti peluncuran Program Literasi Digital Nasional oleh Presiden Joko Selengkapnya

    Pemerintah Larang Mudik, 12 Juta Warga Tiongkok Masuk Indonesia? Awas Disinformasi!

    Sebuah informasi beredar di aplikasi WhatsApp mengenai kebijakan Pemerintah Indonesia sengaja melarang mudik lebaran pada 6 s.d. 17 Mei 2021 Selengkapnya

    Kominfo Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Hak Kekayaan Intelektual

    Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum dan Keamanan, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA