FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 11-2019

    133

    Kemendagri: Jadikan Lima Sila Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikannya dalam acara Pembekalan Materi Pendidikan dan Pelatihan Ideologi Pancasila bagi Penceramah, Pengajar dan Pemerhati Pancasila yang digelar oleh BPIP di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

    "Hubungan yang kita bangun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara itu harus berdasarkan lima sila dalam Pancasila," kata Bahtiar.

    Oleh karena itu, menurut Bahtiar, dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat segala aspek kehidupan seyogyanya tidak berbenturan dengan Pancasila sebagai ideologi tunggal bangsa Indonesia yang telah final.

    "Boleh saja kita berfikir sebebas-bebasnya, berserikat, berkumpul, mendirikan ormas, tapi titik temunya menerima Pancasila dan tidak bertolak belakang dengan ideologi Pancasila," ujarnya.

    Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, Pancasila menjadi sebuah tantangan untuk dapat diterima di tengah masyarakat. Oleh karena, ia berharap Pancasila juga dapat dikaji sebagai bagian dari ilmu pengetahuan yang dapat diterima oleh setiap generasi.

    "Pekerjaan besar kita hari ini adalah Pancasila, bagaimana Pancasila diterima sebagai ilmu, ini yang tidak clear hingga hari ini, tidak banyak orang yang mampu menjelaskan Pancasila dalam persepsi ilmu pengetahuan, baik dari sisi epistemologi, aksiologi maupun ontologi. Ini yang harus kita rumuskan dengan baik, karena Pancasila sebagai ilmuwan pengetahuan ini saya kira tantangan dalam dunia pendidikan," jelasnya.

    Selain sebagai pengetahuan, tentu Bahtiar juga berharap Pancasila dapat membumi di tengah masyarakat sehingga tak hanya dianggap sebagai ritual Pemerintah saja.

    "Pancasila bukan hanya ritual Pemerintah untuk bicara di forum-forum, yang kami inginkan Pancasila itu membumi apalagi sebagai konsep ilmu pengetahuan," pungkasnya.

    Berita Terkait

    Kepala BSSN: Ada Serangan Siber yang Bisa Hancurkan Nilai Budaya dan Agama

    Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengemukakan, kehadiran BSSN yang lahir berdasarkan Peraturan Pr Selengkapnya

    Kemenag: Sertifikasi Perkawinan Memperkuat Ketahanan Keluarga

    "Sertikasi perkawinan yang didahului denga bimbingan dan penyuluhan persiapan pernikahan sesungguhnya untuk memperkuat ketahanan keluarga," Selengkapnya

    Mendagri: Kesehatan Jadi Ukuran Keberhasilan Pembangunan

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut masalah kesehatan dan penanganannya merupakan ukuran keberhasilan sebuah pembangunan. Sebab, pe Selengkapnya

    Menko Polhukam Ajak Masyarakat Bersikap Dewasa Hadapi Kasus Teror

    Menanggapi teror bom bunuh diri di Medan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengajak masyarakat untuk bersik Selengkapnya