FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 11-2019

    804

    Kemendagri: Jadikan Lima Sila Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikannya dalam acara Pembekalan Materi Pendidikan dan Pelatihan Ideologi Pancasila bagi Penceramah, Pengajar dan Pemerhati Pancasila yang digelar oleh BPIP di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

    "Hubungan yang kita bangun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara itu harus berdasarkan lima sila dalam Pancasila," kata Bahtiar.

    Oleh karena itu, menurut Bahtiar, dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat segala aspek kehidupan seyogyanya tidak berbenturan dengan Pancasila sebagai ideologi tunggal bangsa Indonesia yang telah final.

    "Boleh saja kita berfikir sebebas-bebasnya, berserikat, berkumpul, mendirikan ormas, tapi titik temunya menerima Pancasila dan tidak bertolak belakang dengan ideologi Pancasila," ujarnya.

    Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, Pancasila menjadi sebuah tantangan untuk dapat diterima di tengah masyarakat. Oleh karena, ia berharap Pancasila juga dapat dikaji sebagai bagian dari ilmu pengetahuan yang dapat diterima oleh setiap generasi.

    "Pekerjaan besar kita hari ini adalah Pancasila, bagaimana Pancasila diterima sebagai ilmu, ini yang tidak clear hingga hari ini, tidak banyak orang yang mampu menjelaskan Pancasila dalam persepsi ilmu pengetahuan, baik dari sisi epistemologi, aksiologi maupun ontologi. Ini yang harus kita rumuskan dengan baik, karena Pancasila sebagai ilmuwan pengetahuan ini saya kira tantangan dalam dunia pendidikan," jelasnya.

    Selain sebagai pengetahuan, tentu Bahtiar juga berharap Pancasila dapat membumi di tengah masyarakat sehingga tak hanya dianggap sebagai ritual Pemerintah saja.

    "Pancasila bukan hanya ritual Pemerintah untuk bicara di forum-forum, yang kami inginkan Pancasila itu membumi apalagi sebagai konsep ilmu pengetahuan," pungkasnya.

    Berita Terkait

    Wapres: Jadikan Momen Idul Adha Untuk Berbagi Kebaikan dan Bantu Sesama Anak Bangsa

    Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengajak umat Islam untuk mengambil nilai ketauladanan Nabi Ibrahim bahwa untuk mencapai tujuan m Selengkapnya

    Pondok Pesantren Jadi Sentra Pengembangan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah

    Pemerintah terus mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah, sebagai bagian dari program inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indone Selengkapnya

    Presiden: Jadikan Hasil Pemeriksaan BPK Parameter Perbaikan Pengelolaan Anggaran

    Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh menteri dan kepala lembaga untuk menjadikan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) seb Selengkapnya

    Kemenag Buka e-Learning Zakat dan Wakaf bagi 200 Penyuluh Agama Islam

    Kementerian Agama melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam membuka pendaftaran E-learning Ekonomi Syariah-Zakat-Wa Selengkapnya