FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 11-2019

    478

    Menkominfo Sebut Indonesia Punya Potensi Lahirkan Decacorn Baru

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebut Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan lebih banyak lagi startup. Baik level Unicorn maupun Decacorn.

    Saat ini, Indonesia saat ini memiliki 5 Unicorn yakni, Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka dan Ovo. Go-Jek sendiri masih menjadi satu-satunya Decacorn milik Indonesia. 

    Berkaitan dengan potensi unicorn di Indonesia, kata Johnny, dapat dilihat dari banyaknya kebutuhan masyarakat yang berkembang pesat dari offline ke pasar online. Tentu, potensi besarnya adalah populasi penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa.

    “Indonesia ini punya pasar online yang begitu besar, dari 260 juta orang (penduduk Indonesia), ada jutaan yang masuk di online,” kata Menteri Johnny dalam Program Economic Challenges Metro TV, Jakarta, Rabu (20/11/2019) malam. 

    Menteri Johnny memaparkan, salah satu cara menghasilkan unicorn baru adalah dengan mempertemukan antara produsen dengan pasar melalui biaya yang murah dan cepat. Namun, Johnny menegaskan bahwa produsen yang dimaksud adalah produk lokal. 

    “Dengan satu catatan, kita ingin mendorong petani, peternak, nelayan, UMKM, ultra mikro kita bisa bertumbuh. Kita juga harus mewaspadai, jangan sampai di saat yang sama, pasar kita yang besar ini justru diisi oleh produk-produk dari bangsa lain,” ujarnya

    Guna menyiapkan semua itu, Kementerian Kominfo, menurut Menteri Johnny memiliki program Next Indonesia Unicorn. Program tersebut sebagai dukungan pemerintah menghadirkan Unicorn dan Decacorn baru karya anak bangsa.

    “Kita akan menyiapkan semua untuk mendukung munculnya unicorn-unicorn baru di Indonesia, di saat yang sama mendorong agar kualifikasi unicorn itu semakin besar, kalau bisa decacorn kita jangan satu, tapi bertambah menjadi dua atau tiga, itu harapan kita,” imbuhnya

    Dengan kehadiran perusahaan startup digital, Menteri Kominfo mengharapkan akan dapat membuat layanan kepada masyarakat makin meningkat. “Indonesia butuh inovator dan investor yang baru melalui semangat kebangsaan yang tinggi dengan kompetitif  nasional yang baik agar produk hasil kita kualitasnya tinggi, harganya terjangkau dan kecepatan delivery (pengiriman) yang betul-betul menyerap pasar kebutuhan kita,” pungkasnya **

    Berita Terkait

    Menkominfo: AMEL Perbaiki Tata Kelola Pengadaan Barjas Pemerintah

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate bersama dengan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Selengkapnya

    Kominfo: Indonesia Butuh Banyak Operator Radio

    Sebagai negara kepulauan, Indonesia masih membutuhkan banyak operator radio, khususnya yang mengerti dan memahami aturan frekuensi radio mar Selengkapnya

    Menkominfo Pastikan Data Pasien Covid-19 Aman

    Menteri Komunikasi dan Informatka Johnny G. Plate memastikan 230.000 data pasien Covid-19 yang dikabarkan terkena breach atau leak hingga sa Selengkapnya

    Lewat Bimtek Daring, Kominfo Sertifikasi Nelayan dan ABK

    Nelayan dan anak buah kapal penangkap ikan di Sulawesi Utara mendapatkan Sertifikat Jarak Jangkau Jauh (LRC), setelah mengikuti Bimbingan da Selengkapnya