FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    22 11-2019

    382

    Kemenkominfo Gelar Konvensi Pos dan Informatika

    Kategori Sorotan Media | meit001

    JAKARTA, investor.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar konvensi dengan tema Kolaborasi Pemerintah dan Industri dalam Mendukung Ekonomi Digital di Jakarta, Rabu (20/11). Acara ini dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan sebagai wadah berdiskusi, bertukar pikiran, dan gagasan untuk penyusunan regulasi pemrintah di sektor pos dan informatika di masa yang akan datang.

    “Konvensi ini dalam seminar dan diskusinya memberikan pikiran-pikiran baru untuk mengambil bagian dalam semangat Indonesia menuju negara digital,” ujar Menkominfo.

    Fokus utamanya, para stakeholder ikut urun rembug dan terlibat membangun infrastruktur digital agar bisa digunakan dengan baik untuk kepentingan nasional. Infrastruktur digital yang dibangun oleh negara juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh produsen dalam negeri dalam memasarkan produknya.

    Johnny juga menekankan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan terus mendorong migrasi dari offline ke online. Dia juga menyampaikan empat hal strategis yang perlu dilakukan untuk mendukung ekonomi digital.

    Pertama, pembangunan pemerataan infrastruktur, kemudian, penataan frekuensi dan migrasi penyiaran analog ke digital, selanjutnya, deregulasi agar kegiatan berjalan efisien, dan terakhir, pengembangan kapasitas sumber daya manusia SDM.

    Konvensi dalam mendukung ekonomi digital tersebut adalah kali ketiga digelar Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kemenkominfo, yang setiap tahunnya diusung dengan tema berbeda.

    “Konvensi ini bertujuan untuk kolaborasi antarapemerintah dan industri. Seluruh gagasan yang dihasilkan diharapkan bermanfaat dalam memberi masukan kebijakan pemerintah,” tambah Direktur Jenderal PPI Ahmad M Ramli.

    Dia menjelaskan, ada tiga variabel yang menjadi perhatian Ditjen PPI dalam mendorong ekonomi digital. Pertama, dukungan industri telekomunikasi dengan jaringan yang baik seluruh transaksi dapat dilakukan secara online.

    Kedua, pelaku e-commerce yang memegang perananan penting menghubungkan produsen dan konsumen. Ketiga, industri pos dan logistik untuk menghadirkan barang secara fisik.

    “Kolaborasi tiga pilar tersebut menjadi bagian penting untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi digital dan bergerak naiknya ekonomi masyarakat yang menjangkau seluruh wilayah Republik Indonesia dengan peran yang semakin besar oleh UMKM,” kata Ramli.

    Konvensi tersebut menghadirkan panelis dari sektor pos dan informatika, antara lain Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini, Presiden Bukalapak M Fajrin Rasyid, mantan Bupati Bojonegoro Suyoto, dan Presiden Direktur JNE M Feriadi.

     

    Sumber: investor.id

    Berita Terkait

    Kemkominfo Blokir 1.745 Situs Melanggar HKI

    Merdeka.com - Sepanjang tahun 2017 hingga 2019, tercatat ada 1745 situs dan konten dengan kategori pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI Selengkapnya

    Menkominfo Minta Operator Seluler Atasi Jaringan yang Terganggu Saat Banjir

    Liputan6.com, Jakarta - Layanan telekomunikasi kembali terganggu saat banjir melanda, pada Kamis (2/1/2020), karena back up power untuk BTS Selengkapnya

    Menkominfo: Indonesia lulus ujian dari gempuran informasi 2019

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bangsa Indonesia bisa dikatakan lulus ujian dari gempuran informas Selengkapnya

    Kemenkominfo Pantau Jaringan Operator Seluler Saat Natal Dan Tahun Baru

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah berkoordinasi dengan operator seluler untuk meningkatkan kapasitas jaringan di t Selengkapnya