FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 11-2019

    519

    Presiden Hadiri Rangkaian KTT ASEAN-ROK Commemorative Summit 2019

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Busan, Kominfo - Presiden Joko Widodo menghadiri rangkaian agenda pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Association of Southeast Asian Nation (ASEAN)-Republic of Korea (ROK) dengan agenda yang diselenggarakan di Bexco, Busan, Selasa (26/11/2019).

    Kehadiran Presiden disambut langsung oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada urutan kelima kedatangan kepala negara yang hadir pada pertemuan kali ini setelah Thailand, Vietnam, Brunei, dan Kamboja.

    Agenda pertama yang diikuti oleh Presiden adalah ASEAN – ROK Commemorative Summit 2019 yang akan mengambil tema, “ASEAN – ROK 30 & 30”. Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Hotel Lotte, Senin (25/11) malam, agenda Presiden pada hari ini adalah mengikuti KTT ASEAN-ROK hingga sore hari.

    Usai mengikuti agenda tersebut, menurut Menlu, Presiden akan mengunjungi Hyundai, Ulsan, sebelum kembali ke tanah air. Turut mendampingi Presiden pada kesempatan kali ini, Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, dan Dirjen Protokol dan Konsuler Andri Hadi.

    Berita Terkait

    Ini Capaian Kerja Tim Koordinasi SPBE Nasional 2019

    Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional melaksanakan rapat membahas capaian 2019, rencana tahun 2020, serta u Selengkapnya

    Presiden Pelajari Pengelolaan Ibu Kota Australia

    Presiden Joko Widodo meninjau kawasan Mount Ainslie, Canberra, Australia, Minggu (09/02/2020) pukul 16.00 Waktu Setempat. Canberra sebagai i Selengkapnya

    Presiden Minta Pers Indonesia Bangun Semangat Positif

    Presiden Joko Widodo untuk membangun semangat yang positif untuk mendorong optimisme bangsa. Menurut dia, masyarakat yang sehat adalah masya Selengkapnya

    Presiden Apresiasi Penanganan Sengketa Hasil Pemilu dan Pilpres Tahun 2019

    Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas pencapaian Mahkamah Konstitusi (MK) selama tahun 2019 khususnya dalam menangani sengketa ha Selengkapnya