FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    27 11-2019

    614

    Penetrasi Broadband Tumbuhkan Lapangan Kerja Baru

    Kategori Berita Kementerian | doni003
    Dirjen PPI Ahmad M. Ramli foto bersama Para Mahasiswa berprestasi Fak. Hukum Unpad bersama dengan Dekan Fak. Hukum dan Wakil Ketua Umum ATSI, Unpad, Jatinangor, Bandung, Senin (25/11/2019).

    Jatinangor, Kominfo – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli, mengatakan broadband atau konektivitas pita lebar merupakan variabel utama dalam pertumbuhan lapangan kerja baru. Ia mencontohkan layanan transportasi online Go-Jek yang telah membuka lapangan pekerjaan bagi jutaan orang, sebagai mitra pengemudi hingga menciptakan layanan baru dalam pengiriman makanan dan juga barang.

    “Variabel utamanya adalah broadband, connected atau konektivitas. Begitu ada penetrasi broadband, Go-Jek mengambil alih dengan aplikasi transportasi online. Sekarang berapa juta orang terhubung menjadi driver Go-Jek dan berapa juta orang setiap harinya terhubung dengan (layanan) Go-Jek itu sendiri. Pekerjaan-pekerjaan baru tumbuh,” jelasnya dalam Disksusi Publik "New Cyber Crime Business Model dan Kejahatan melalui Sarana Telekomunikasi” di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Bandung, Senin (25/11/2019).

    Lebih lanjut Dirjen Ramli menjelaskan, hasil studi di Amerika menunjukkan investasi broadband yang sangat gencar melahirkan 150 ribu jenis lapangan kerja baru. Pertumbuhan penetrasi broadband 2% pun berbanding lurus dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,22%.

    “Jadi, kalau 2% broadband-nya naik, maka pengangguran akan turun 0,22%. Sekarang kalau kita bicara angka pengangguran, turun cukup drastis karena banyak yang tadinya tidak jelas pekerjaanya, menjadi driver Grab, Go-Jek, dll. Itu artinya penyerapan yang sangat luar biasa,” jelas Dirjen Ramli.

    Dirjen PPI optimistis  jika infrastruktur broadband terus didorong, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi digital. “Urat nadi nyawa ekonomi digital salah satunya adalah konektivitas. Pertumbuhan Indonesia kan sekarang 5%, tetapi kalau broadband ini kita pacu kemudian kita guyur terus dengan infrastruktur yang positif, maka pertumbuhan ekonomi otomatis akan naik. Yang dulunya UKM itu ada di pelosok di Ciamis, Papua, di NTT, Makassar, sekarang semuanya bisa terkoneksi berkat marketplace. Itu dasarnya broadband,” jelasnya.

    Berita Terkait

    Jangan Hanya Jadi Pasar, Ekonomi Digital Harus Ciptakan Lapangan Kerja

    Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa jangan sampai Indonesia ini hanya menjadi pasar maupun cuma jadi penonton atas kemajuan ekonomi digi Selengkapnya

    Potensi dan Market Indonesia Jadi Rebutan Negara Maju

    Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi dan market besar di dalam era transformasi digital. Direktur Jenderal Sumber Daya dan Peran Selengkapnya

    Jika Diberi Wewenang, KPI Siapkan Skema Pengawasan Media Baru

    Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Selengkapnya

    Indeks IKP Jadikan Layanan Komunikasi Terukur dan Lebih Baik

    Pelayanan bidang komunikasi atau komunikasi publik merupakan jenis pelayanan yang tak terlihat namun bisa diukur. Hal itu dinyatakan oleh Di Selengkapnya