FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 12-2019

    654

    Menuju 100 Smart City, Para ASN Latihan Melayani Secara Digital

    Kategori Sorotan Media | meit001

    Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Badan Litbang SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Pelatihan Teknis Smart City untuk Aparatur Sipil Negara terpilih dari 6 kabupaten, 2 kota dan satu kementerian. Pelatihan itu ditujukan untuk mendukung implementasi Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia.

    Kepala Badan Litbang SDM, Basuki Yusuf Iskandar menyatakan Gerakan Menuju 100 Smart City merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan.

    “Gerakan tersebut bertujuan membimbing kabupaten/kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah,” katanya dalam pembukaan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Cikarang, Senin (25/11/2019).

    Menurut Kepala Badan Litbang SDM, sebuah kota dapat dikatakan smart city jika di dalamnya lengkap dengan infrastruktur dasar juga memiliki sistem transportasi yang lebih efisien dan terintergrasi sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat.

    “Konsep itu juga menciptakan kualitas hidup masyarakat yang terus meningkat, rumah dan bangunan yang hemat energi, bangunan ramah lingkungan dan memakai sumber energi terbarukan,” paparnya.

    Pelatihan batch 1 yang berlangsung dari tanggal 25 s.d. 29 November 2019 itu, diikuti oleh 30 orang peserta dari Kabupaten Magetan, Bima, Batang Hari, Lebak, Nias Selatan, Kepulauan Sangihe, Kota Malang, Solok, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

    Selain di BPPTIK Cikarang, peserta pelatihan juga melakukan studi visit ke Bandung Smart City. Menurut Kepala Badan Litbang SDM, para peserta pelatihan akan mempelajari bagaimana sesungguhnya smart city bukan hanya merupakan permasalahan teknologitetapi bagaimana cara berpikir secara cerdas dalam pengelolaan sebuah kota.

    “Karena tingginya antusiasme pemerintah kabupaten dan kota untuk mengikuti acara ini maka ke depan pelatihan ini akan diperbanyak dan menjadi agenda rutin bagi Pusdiklat Kominfo,” jelasnya

    Pelatihan smart city digelar menggunakan Dana Insentif Pengembangan SDM Bidang Informatika yang diterima oleh Pusdiklat pada bulan Agustus 2019. Dana insentif tersebut diperoleh dari Kementerian Keuangan merujuk pada status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Kementerian Kominfo tiga tahun berturut-turut.

     

    Sumber: okezone

    Berita Terkait

    2.500 Pedagang Pasar di Balikpapan Sudah Melek Digital

    Grebeg Pasar Ayo UMKM Go Online yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo di Kota Balikpapan berhasil mengajak hampir 2.500 pedagang ke marketp Selengkapnya

    Tol Langit Palapa Ring Jembatani Jurang Digital di Indonesia

    Rampungnya pembangunan tol langit Palapa Ring yang diwujudkan dengan pembangunan jaringan fiber optik di seluruh Indonesia diharapkan mampu Selengkapnya

    Menkominfo Rudiantara Ajak Mahasiswa Adaptif di Era Digital

    Selengkapnya

    Gerakan 1000 Startup Indonesia Targetkan Valuasi Bisnis USD 10 M

    Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital menargetkan total valuasi bisnis senilai US$ 10 miliar pada 2020. Sejak 2016 program gelaran Kementer Selengkapnya