FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 12-2019

    856

    Tanggapi Masalah TVRI, Menkominfo Harapkan Win-Win Solutions

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kedua kiri), bersama Direktur Penyiaran Kemenkominfo Geryantika Kurnia (kiri), Staf khusus Menteri Philip Gobang (kedua kanan), Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan secara terpisah antara Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dengan Direksi TVRI, di Jakarta, Jumat (6/12/2019). Johnny G Plate mengatakan penyelesaian masalah antara Helmy Yahya dan Dewan Pengawas TVRI perlu diselesaikan secara internal, namun TVRI harus tetap berjalan semestinya sehingga polemik tersebut tidak membuat kebuntuan pada TVRI. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengharapkan polemik yang berlangsung di Televisi Republik Indonesia (TVRI) dapat diselesaikan secara arif.  Hal itu disampaikan Menkominfo saat memberikan keterangan pers menanggapi polemik berkaitan dengan surat pemberhantian Direktur Utama Helmi Yahya oleh Dewan Pengawas TVRI. 

    “Kepada Direksi dan Dewan Dengawas (Dewas), saya tentu berharap atas nama pemerintah, masalah manajemen TVRI diselesaikan secara internal di dalam lingkungan TVRI,” kata Menteri Johnny di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Jum’at (6/12/2019). 

    Menteri Kominfo Johnny menjelaskan jika terjadi perbedaan penafsiran terkait tata kelola TVRI, Kementerian Kominfo sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005, tidak mempunyai kewenangan struktural terkait dengan dewan pengawas maupun direksi BUMN. 

    “Karena Dewan Pengawas TVRI dibentuk melalui seleksi Pansel, diputuskan oleh komisi 1 DPR RI dan pengangkatannya melalui Keputusan Presiden,” jelas Menteri Johnny. 

    Menurut Menteri Kominfo dewan pengawas adalah bagian dari cabang kekuasaan eksekutif. Sementara itu, Direksi TVRI dibentuk melalui pansel dewan pengawas, sehingga relasi kerjanya sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah tersebut. 

    “Untuk itu yang dapat saya sampaikan disini bahwa, kisruh manajemen yang ada di TVRI adalah masalah internal TVRI, karenanya kita berharap bahwa itu diselesaikan secara internal oleh TVRI,” tegas Johnny

    Sebelum menghadiri Konferensi Pers, Menteri Kominfo Johnny lebih dulu mengadakan pertemuan dengan Direksi dan Dewan Pengawas TVRI di waktu yang berbeda. Menteri Johnny melakukan pertemuan dengan Dewan Pengawas sekitar pukul 11.00, kemudian lanjut bersama Direksi TVRI sekitar pukul 14.00 hari ini, Jum’at (6/12/2019)

    Selain berharap dapat diselesaikan secara internal, Menteri Johnny juga berharap aktivitas TVRI berjalan normal seperti biasanya.

    “Sebaiknya tidak menjadi atau tidak dibawa ke ranah publik terganggu, selesaikan itu secara internal, karena TVRI mempunyai tugas yang begitu besar, TVRI harus diselamatkan, harus diberi kesempatan untuk maju menjadi lembaga penyiaran publik yang mentransmisikan kebijakan-kebijakan negara untuk kepentingan publik, yang mentransmisikan harapan-harapan publik yang dilakukan oleh negara,” tegasnya.**

     

    Berita Terkait

    Kembangkan Industri Media, Menkominfo: Pers Indonesia Perlu Terapkan 3I

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan agar media massa bisa berkembang di era disrupsi, Pers Indonesia harus memperha Selengkapnya

    Di Hadapan Milenial, Menkominfo Bicara Tantangan Talenta Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, tantangan Indonesia saat ini adalah hadirnya digital talent demand dan digita Selengkapnya

    Tahun 2020, Menkominfo Ingin Kelola Regulasi Dukung Industri 4.0

    Persoalan regulasi yang cenderung berbelit dalam birokrasi, diperlukan penataan pengelolaan yang dapat berjalan baik. Hal tersebut sebagai s Selengkapnya

    Sambangi Pengungsi Banjir, Menkominfo Beri Bantuan Logistik

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan Bakti Sosial bersama 20 mitra kerja untuk masyarakat korban banjir. Kegiatan bakti sosial Selengkapnya