FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 11-2012

    1557

    Tren Big Data, Internet Indonesia Jangan "Lelet"

    KategoriSorotan Media | admin

    Indonesia tidak boleh lagi menjadi negara dengan koneksi buruk. Masalahnya, akan terjadi tren lonjakan data alias Big Data yang membutuhkan bandwidth besar.

    Hal itu dikemukakan Teguh Prasetya, Founder Indonesia Cloud Forum, dalam diskusi "Big Data Trend" yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

    Teguh berpendapat, tren Big Data ini membutuhkan jaringan akses yang memadai. "Bandwidth tidak boleh kurang dari 2 Mbps, baik lewat fixed atau mobile," ujarnya.

    Menurut dia, setidaknya ada dua hal yang menjadi faktor ledakan data: makin maraknya penggunaan social media oleh konsumen dan lonjakan dari sisi enterprise data. 

    Data dari social media adalah data yang tidak terstruktur, seperti konten, teks, audio, video, dan gambar. Adapun enterprise data sifatnya lebih terstruktur. Mulai dari data klien, produk, hingga transaksi perdagangan.

    Peluang Big Data

    Pada kesempatan itu, Teguh memaparkan Big Data Market Forecast 2012-2017 dari Wikibon. Menurut prediksi itu, pada tahun 2012 pasar Big Data dunia mencapai 5,1 miliar dollar AS. 

    Angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai 10 kali lipat dalam lima tahun ke depan. Pada 2017 diperkirakan pasarnya akan mencapai 53,4 miliar dollar AS. 

    Harry K Nugraha, Director Strategic Business Development Intel Indonesia, di acara yang sama mengatakan bahwa Big Data adalah peluang sekaligus potensi. 

    "Apa yang kita lihat pertumbuhannya itu bukan dari jenis data terstruktur, tetapi dari data tidak terstruktur, seperti dari social data di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Itu menjadi tantangan sekaligus peluang," ujar Harry.

    "Menyimpan dan mengelola data sebesar ini yang menjadi tantangan utama. Masalah akan tetap ada, tetapi jika kita mulai lakukan pembangunan, kita sudah lebih antisipatif untuk what's next-nya," ucap Harry.

    Sumber: //tekno.kompas.com/read/2012/11/22/15021713/Tren.Big.Data.Internet.Indonesia.Jangan.Lelet

    Berita Terkait

    Palapa Ring Rampung, Tarif Internet Se-Indonesia Bisa Satu Harga

    Rampungnya Palapa Ring Timur disebut dapat mendorong tarif telekomunikasi yang lebih murah, terutama untuk pengguna di wilayah Timur Indones Selengkapnya

    Kementerian Kominfo: Indonesia Harus Jadi "Smart Nation"

    Pergerakan mewujudkan kota/kabupaten di wilayah Indonesia berbasis smart city bukanlah semata-mata untuk kepentingan daerah. Namun, keberada Selengkapnya

    Menkominfo di London sampaikan kebebasan pers Indonesia

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan berbagi pengalaman Indonesia soal kebebasan pers dalam Konferensi Global Keb Selengkapnya

    Menkominfo: Indonesia dukung perlindungan bagi insan pers

    Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia menjamin kebebasan berpendapat di muka umum, termasuk memberikan ruang terha Selengkapnya