FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    29 01-2020

    302

    Laksanakan Arahan Presiden, BKN Buka Alternatif Pembiayaan Mikro Bagi ASN

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Kepala BKN Bima Haria W (kedua kiri) berbicara dengan Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso (kedua kanan), Direktur Nurkholis Wahyudi (kanan) dan Direktur Fidac Teknology Harry Fardan usai peluncuran aplikasi DUMI, di Jakarta, Rabu (29/1/2020). Platform peer to peer lending Bank Mantap dan Fidac tersebut untuk mempermudah akses para Aparatur Sipil Negara dalam mendapatkan pinjaman lunak. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyatakan saat ini Aparatur Sipil Negara akan memiliki alternatif untuk mendapatkan pembiayaan melalui aplikasi financial technology (fintech). "Dengan hadirnya Duit Mikro (Dumi), ASN akan memiliki alternatif sumber pendanaan bagi pemenuhan kebutuhan ekonomi pegawai dan secara lebih luas," ungkapnya  usai peluncuran aplikasi DUMI, di Jakarta, Rabu (29/1/2020). 

    Menurut Kepala BKN, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya memprioritaskan perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal di seluruh lapisan masyarakat. Hal itu dinyatakan Presiden saat memimpin Rapat Terbatas (ratas) mengenai Strategi Nasional Keuangan Inklusif di Kantor Presiden. "Presiden meminta lembaga keuangan mikro, bank wakaf mikro terus diperluas agar mampu mencapai seluruh lapisan masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan," ujarnya.

    Kepala BKN Bima Haria mengharapkan Dumi dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ASN. "Saya berahap aplikasi ini dapat mempermudah akses para Aparatur Sipil Negara dalam mendapatkan pinjaman lunak," katanya.

    Peluncuran aplikasi hasil kerja sama BKN dengan Bank Mandiri Taspen (Mantap) dan PT Fidac Inovasi Teknologi itu pada tahap awal  baru dapat diakses oleh pegawai di lingkungan BKN. "ASN BKN yang akan mengajukan pinjaman dapat mengunduh aplikasi Dumi di App Store, Android. Approval pengajuan pinjaman akan diinformasikan dalam waktu dua hari kerja kepada ASN," ujar Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Paryono.

    Aplikasi Dumi merupakan alternatif pembiayaan mikro berbasis teknologi atau biasa disebut dengn FINTECH dengan suku bunga kompetitif dan proses pencairan yang cepat. Kehadiran aplikasi ini bukan pesaing bagi  lembaga keuangan lain dan sebaliknya diharapkan dapat bersinergi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya kepada ASN, sehingga dapat memaksimalkan inklusi keuangan di Indonesia. 

    "Digandengnya Bank Mantap dalam peluncuran aplikasi Dumi ini karena Bank Mantap adalah anak dari 2 BUMN besar, yaitu Bank Mandiri dan PT Taspen yang fokus dalam pembayaran dan pembiayaan pensiunan untuk mensejahteran ASN, di mana hal itu sejalan dengn visi BKN," tambah Paryono.

    Berita Terkait

    Pemerintah Bebaskan Bunga dan Penundaan Pembayaran Pokok KUR Paling Lama 6 Bulan

    Dengan semakin meningkatnya eskalasi penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia, telah mengakibatkan menurunnya aktivitas ekonomi dan kegiatan Selengkapnya

    Presiden Minta Aturan Pelaksana Pembatasan Sosial Skala Besar Disiapkan

    Pemerintah terus berupaya untuk menangani pandemi virus korona atau Covid-19 di Indonesia, termasuk memutus rantai penyebarannya. Presiden J Selengkapnya

    4 Arahan Presiden untuk Antisipasi Mudik Lebaran

    Tradisi mudik melibatkan mobilitas orang yang sangat banyak dan sebagai gambaran pada tahun 2019 terjadi pergerakan kurang lebih 19,5 juta o Selengkapnya

    Tiga Arahan Presiden Terkait Pembiayaan BPJS Kesehatan bagi Pasien Covid-19

    Negara memiliki tugas untuk menjamin kesehatan seluruh warga negara Indonesia dalam sistem jaminan kesehatan nasional yang berfungsi secara Selengkapnya