FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    04 02-2020

    370

    Hadapi Dampak Virus Corona, Presiden: Tidak Perlu Panik, Ambil Langkah Terbaik

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Presiden Joko Widodo (tengah) memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (04/02/2020). Ratas tersebut membahas kesiapan dampak virus corona pada perekonomian di Indonesia. - (antarafoto)

    Bogor, Kominfo - Presiden Joko Widodo meminta kepada kementerian dan lembaga untuk mengambil langkah-langkah perlindungan dan pencegahan, serta memberikan pengertian kepada seluruh masyarakat, seluruh rakyat, dimanapun berada.

    “Tidak perlu panik karena kita telah mengambil langkah-langkah yang terbaik,” tutur Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (ratas) mengenai Kesiapan Menghadapi Dampak Virus Corona di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (04/02/2020).

    Langkah yang telah dilakukan, menurut Presiden, mulai dari pemberlakuan protokol kesehatan, kemudian tidak mengizinkan semua pendatang yang tiba dari Mainland China atau yang sudah berada di sana selama 14 hari termasuk transit di Indonesia.

    “Kemudian juga kita telah menghentikan sementara fasilitas bebas visa, dan visa arrival bagi warga Negara Tiongkok, dan selagi keputusan itu harus diambil dalam rangka untuk melindungi seluruh Rakyat Indonesia di Tanah air dari penyebaran virus corona,” tambah Presiden.

    Perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), menurut Presiden, juga telah dilakukan evakuasi dan saat ini masih diobservasi di Natuna.

    Turut hadir dalam Ratas tersebut, Menko Polhukam Moh Mahfud MD, Menko Kemaritiman dan investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg, M Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Muldoko, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Parekraf Wishnutama, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

    Selain itu, hadir pula Menteri Perdagangan Agus Supramanto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri KUKM Teten Masduki, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PPPA Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Aziz, Kepala BIN Budi Gunawan serta eselon satu di lingkungan lembaga kepresidenan.

    Berita Terkait

    Tekan Emisi Gas Rumah Kaca, Presiden: Terus Konsisten Jalankan Program Pemulihan Lingkungan

    Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Terbatas mengenai Kelanjutan Kerja Sama Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Indonesia dan Norwegia serta kebi Selengkapnya

    Presiden Ingin Strategi Penanganan Pandemi dalam Lingkup Lokal Diterapkan

    Presiden Joko Widodo meminta agar strategi intervensi yang berbasis lokal diterapkan dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini. Selengkapnya

    Beri Kesempatan Kaum Muda, Menko PMK: ASEAN Perlu Kembangkan Upaya Terpadu

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan Presiden Joko Widodo telah menunjukkan Selengkapnya

    Masuki Tatanan Normal Baru, Pendidik Perlu Lakukan Inovasi Pembelajaran

    Dampak yang ditimbulkan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) sangat luas dan bersifat multidimensi, termasuk di bidang pendidikan keagama Selengkapnya