FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 02-2020

    418

    Waspada Penawaran Perangkat Lunak Trading Forex!

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan  mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penawaran perangkat lunak trading foreign exchange (forex) yang belakangan ini marak diiklankan di berbagai media nasional. 

    “Masyarakat sebaiknya waspada terhadap penawaran yang menggiurkan dari perusahaan penjual produk perangkat lunak tersebut. Selain harus bersikap rasional, masyarakat juga diimbau mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis investasi yang aman. Bappebti tegas tidak pernah memberikan izin atau sejenisnya kepada produk perangkat lunak tersebut,” ujar Kepala Bappebti Tjahya Widayanti di Jakarta, Senin (17/02/2020). 

    Dalam praktiknya, terdapat beberapa perusahaan penjual perangkat lunak trading forex yang memfasilitasi pengguna untuk membuka rekening di pialang berjangka yang sudah mendapatkan izin dan diawasi Bappebti. Melalui penawaran yang dilakukan, masyarakat disuguhi berbagai penawaran investasi yang menggiurkan jika menggunakan perangkat lunak tersebut. 

    Perusahaan penjual juga menyampaikan perangkat lunak tersebut dapat menganalisis data transaksi forex beberapa tahun sebelumnya, serta dapat melakukan investasi secara otomatis (auto pilot) dan memberikan keuntungan yang besar tanpa mengganggu kegiatan sehari-hari calon investornya. 

    “Untuk mencegah kerugian di masyarakat, Bappebti kini telah meminta lembaga penyiaran untuk berkoordinasi lebih dahulu sebelum menyiarkan informasi terkait perdagangan berjangka komoditi. Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu mempelajari terlebih dahulu kredibilitas perusahaan dan memastikan aspek legalitas perusahaan sebelum melakukan investasi,” imbuh Sekretaris Bappebti Nusa Eka. 

    Selama tahun 2019, Bappebti telah bersikap tegas dengan membokir ratusan perusahaan yang dianggap melakukan promosi dengan menggunakan domain pialang berjangka ilegal. Selanjutnya, sebagai regulator di bidang perdagangan berjangka komoditi, Bappebti telah mengunggah daftar legalitas pialang berjangka di situs resmi Bappebti. 

    Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti M. Syist menyampaikan, Bappebti telah mengenalkan kepada masyarakat metode 7P yang dapat dilakukan sebelum melakukan investasi di bidang perdagangan berjangka komoditi.

    “Metode 7P yang perlu dilakukan masyarakat yaitu pelajari latar belakang perusahaan yang menawarkan untuk transaksi, pelajari tata cara transaksi dan penyelesaian perselisihan, pelajari kontrak berjangka komoditi yang diperdagangkan, pantang percaya dengan janji-janji keuntungan yang tinggi, pelajari wakil pialang berjangka yang telah berizin dari Bappebti, pelajari dokumen-dokumen perjanjianya, dan pelajari risiko yang dihadapi,” pungkasnya.

    Berita Terkait

    Pancasila Jadi Penggerak dan Pemersatu Bangsa dalam Hadapi Tantangan dan Ujian

    Tema “Pancasila dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju” menjadi sangat relevan dengan situasi dan kondisi di tengah Selengkapnya

    BMKG: Waspadai Cuaca Buruk Hingga 22 Mei 2020

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan cuaca terkait hujan lebat disertai petir dan angi Selengkapnya

    Presiden Tinjau Penyaluran Bantuan Tunai di Kota Bogor

    Presiden Joko Widodo meninjau penyerahan bantuan tunai kepada sejumlah keluarga penerima manfaat yang digelar di Kantor Pos Jalan Ir. H. Jua Selengkapnya

    Gelombang Kedua Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka 20 April 2020

    Antusiasme calon peserta Kartu Prakerja terhitung sangat tinggi pada periode pendaftaran gelombang pertama yang dimulai pada Sabtu (11/3). K Selengkapnya