FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    17 03-2020

    511

    Kominfo Temukan 232 Hoaks Terkait Virus Korona hingga Hari Ini

    Kategori Sorotan Media | meit001

    JAKARTA- Isu hoaks terkait virus korona (COVID-19) terus meningkat. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan adanya 232 hoaks terkait COVID-19 per hari ini, (16/3/2020). Hoaks menyebar melalui berbagai platform seperti media sosial dan aplikasi perpesanan.

    Adapun hoaks terbaru di antaranya terkait informasi Presiden Joko Widodo terjangkit positif terkena COVID-19. Faktanya hingga saat ini hasil tes belum diumumkan. Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif terjangkin COVID-19. Seluruh jajaran Menteri, Wakil Presiden, dan Presiden menjalankan tes COVID-19.

    Temuan hoaks tertinggi mengenai penyebaran virus korona terjadi pada pekan 27 Januari sampai 2 Februari. Kominfo menemukan sebanyak 42 topik hoaks berkembang di masyarakat, terkait penyebaran virus COVID-19 dalam kurun waktu tersebut.

    Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengungkapkan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada penyebar hoaks virus korona. Menurut Johnny, hoaks virus korona semakin meningkat di Indonesia dan mampu meresahkan publik.

    "Kami sebenarnya tidak segan-segan memberikan hukuman dan bekerjasama dengan kepolisian," kata Johnny.

    Ia mengatakan, pihaknya bisa saja melakukan take down apabila imbauan masih dilanggar. "Kalau begitu terus bisa kami bawa ke ranah hukum, kita masih lunak ini masih ditahap mengimbau karena kebebasan berbicara sangat dihormati," tambahnya.

    Tidak hanya sanksi take down atau pemblokiran, Johnny menambahkan penyebar hoaks akan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yakni Pasal 28 UU ITE. Pasal tersebut menyebutkan "Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatka kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.

    Plt. Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu menjelaskan penyebar hoaks dapat dikenai sanksi ancaman pidana atau denda maksimal 1 miliar rupiah.

    Sumber: Okezone.com

    Berita Terkait

    Kominfo dukung gerakan Bangga Buatan Indonesia

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan dukungan untuk gerakan Bangga Buatan Indonesia, untuk mendorong produk-produk lo Selengkapnya

    Kominfo: Ada 686 Hoaks Soal Corona, Banyak Tersebar di WA

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Widodo Muktiyo mengatakan setidaknya ada 686 k Selengkapnya

    Kominfo Temukan 1.125 Hoaks di Medsos Terkait Corona

    Di tengah penyebaran virus corona seperti saat ini, penyebaran hoaks soal corona di media sosial ikut juga menyebar. Kementerian Komunikasi Selengkapnya

    Kominfo Gelar Kontes Ayo Bikin Game di Rumah Aja

    Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama Asosiasi Game Indonesia, Clevio Coder Camp, dan Garena menggelar ajang cipta game "Ayo B Selengkapnya