FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 03-2020

    360

    Cegah Penyebaran Covid-19 Meluas dengan Disiplin Jaga Jarak Aman

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi bagi masyarakat yang turut berupaya mencegah semakin meluasnya Covid-19 di Indonesia. Banyak upaya yang mereka lakukan untuk hal tersebut, salah satunya ialah dengan menyosialisasikan imbauan untuk menjaga jarak aman atau physical distancing saat berada di tempat-tempat umum.

    “Saya mengapresiasi gerakan masyarakat yang telah turut menyosialisasikan physical distancing atau jaga jarak aman yang terus mengingatkan kita untuk berdisiplin,” kata Presiden dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/03/2020).

    Presiden mengatakan bahwa dengan disiplin menjalankan imbauan tersebut, upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan baik.

    “Percayalah, kita bangsa besar, kita bangsa petarung dan bangsa pejuang. Insyaallah kita bisa dan mampu dalam menghadapi tantangan global yang berat sekarang ini,” tuturnya.

    Selain itu, Kepala Negara juga mengajak seluruh jajarannya baik di tingkat pusat maupun daerah untuk selalu tanggap terhadap situasi kesehatan dan kondisi ekonomi masyarakat. Di tengah pandemi saat ini, seluruh pihak harus dapat bekerja keras dan bahu-membahu melewati tantangan yang ada.

    “Kita harus bersatu dan bergotong royong menghadapi tantangan ini,” tandasnya.

    Prioritaskan Tes Cepat untuk Tenaga Medis Beserta Keluarga

    Presiden memerintahkan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, untuk terlebih dahulu memprioritaskan tes cepat atau rapid test Covid-19 bagi para dokter dan paramedis beserta keluarganya. Perlindungan maksimal bagi para tenaga medis memang menjadi salah satu perhatian Presiden dalam penanganan wabah virus korona.

    “Tadi pagi saya telah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan untuk rapid test yang diprioritaskan adalah dokter dan tenaga medis serta keluarganya terlebih dahulu,” ujarnya. 

    Selain dokter dan paramedis beserta keluarganya, tes cepat tersebut juga terlebih dahulu diperuntukkan bagi orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengawasan disertai keluarga mereka.

    “Juga para ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) serta keluarganya. Ini yang harus didahulukan,” kata Presiden.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memang telah menginstruksikan dilakukannya tes cepat dengan cakupan yang lebih luas untuk mendeteksi secara dini apakah seseorang terpapar virus korona penyebab Covid-19. Alat-alat tes atau pemeriksaan tersebut juga diharapkan dapat diperbanyak dengan segera dan tersedia secara luas di sejumlah fasilitas kesehatan.

    Percepat Distribusi APD bagi Tenaga Medis

    Pemerintah telah mendistribusikan alat pelindung diri (APD) yang diperlukan oleh para tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19 ke sejumlah provinsi. Sebanyak 105.000 unit APD telah disalurkan melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan DI Yogyakarta.

    “Kemarin sudah saya sampaikan bahwa APD telah kita distribusikan sebanyak 105.000 APD. Dikirim kepada Provinsi DKI 40.000, Jawa Barat 15.000, Jawa Tengah 10.000, Jawa Timur 10.000, DI Yogyakarta 1.000, Bali 4.000, dan provinsi-provinsi yang lain,” ujarnya.

    Kepala Negara memastikan bahwa bantuan APD tersebut telah diterima oleh Dinas Kesehatan masing-masing provinsi. Selanjutnya, Presiden memerintahkan agar APD tersebut segera didistribusikan kepada rumah sakit dan para tenaga medis yang berada dalam garis terdepan penanganan Covid-19. “Secepat-cepatnya,” tuturnya.

    Dalam kesempatan sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan alat-alat kesehatan seperti masker dan cairan pembersih tangan baik untuk masyarakat maupun tenaga medis, Presiden Joko Widodo juga telah meminta agar aktivitas ekspor terhadap komoditas tersebut dihentikan untuk sementara waktu dan mengalihkannya untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

    Pemberian insentif bagi para dokter, perawat, dan jajaran rumah sakit yang bergerak dalam penanganan pasien Covid-19 juga telah dialokasikan oleh pemerintah.

    Berita Terkait

    Presiden Pastikan TNI/Polri Berada di Titik Keramaian untuk Disiplinkan Masyarakat

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa mulai hari ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan bera Selengkapnya

    Jubir GTPP Covid-19: Jangan Kembali ke Jakarta Dulu!

    Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengimbau kepada masyarakat yang ada di daerah agar tidak kembali ke Jakarta untuk me Selengkapnya

    Inilah Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja

    Dengan mempertimbangkan, dalam situasi pandemi Covid-19, roda perekonomian harus tetap berjalan dengan mengedepankan langkah-langkah pencega Selengkapnya

    Mendagri: Inovasi Penyaluran Bansos di Banyuwangi Bisa Jadi Contoh

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian mengimbau inovasi teknologi cek bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, d Selengkapnya