FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    02 04-2020

    175

    Susun Strategi Kembangkan Startup, Kominfo Survei Kebutuhan Founder

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Tahapan #1000StartupDigital Bootcamp Malang Tahun 2019 - (aptika.kominfo.go.id)

    Jakarta, Kominfo – Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika dan ekosistem startup Indonesia membuat strategi untuk mendorong perusahaan rintisan agar bisa scale-up. Caranya melalui survei Kebutuhan Early-Stage Startup Founder.

    “Tujuan utama dari survei ini adalah menyiapkan program pendukung startup yang menjembatani dari 1000 Startup Digital ke Nexticorn. Maka dari itu, kita harus cari tahu bagaimana ekosistem startup digital ini dapat bergerak bersama untuk saling mendukung startup baru untuk berkembang,” ujar Direktur Jenderal Aptika, Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, Rabu (01/04/2020).

    Meskipun akibat wabah pandemi Covid-19 ini proses bisnis tidak berjalan maksimal, Semuel menghimbau saat-saat seperti ini merupakan momen bagi para startup founder untuk bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman.

    “Berkaca dari China dengan Tencent dan Alibabanya, ekosistem mereka itu besar karena di dalamnya ada banyak startup yang mereka dukung untuk berkembang bersama. Peserta program 1000 Startup Digital yang sedang mengikuti tahapan inkubasi secara online, akan juga diajak untuk mengisi survei ini,” jelas Semuel.

    CEO Kumpul Faye Alund sebagai strategic partner dari Program 1000 Startup Digital mengatakan program tersebut akan tetap berjalan secara daring di tengah merebaknya wabah Covid-19.

    “Sabtu dan Minggu ini, peserta akan mendapatkan materi tentang Startup’s Most Important Metrics yang dibawakan oleh Eric Hendrickus (Investment Associate, Central Capital Ventura) dan Building a Scalable Technology Stack yang akan dibawakan oleh Reydi Sutandang (CTO, Happy5). Kami sangat mengapresiasi kontribusi para mentor yang secara pro-bono mau berbagi ilmu, bahkan di saat pandemi seperti ini,” ujar Faye.

    Sementara salah satu Board Member Nexticorn, Italo Gani mengatakan bahwa untuk menjadi sebuah startup yang siap untuk scale-up dan di-invest banyak PR besarnya. Misalnya AwanTunai dan Tanihub yang mengikuti program Nexticorn.

    “Bagi mereka yang belum punya banyak koneksi ataupun ilmu, sebagus apapun produknya, sulit untuk berjalan sendirian,” ujarnya.

    Survei ini juga merupakan upaya nyata Ditjen Aptika Kominfo mengatasi dampak wabah Covid-19 yang memberikan tantangan yang lebih berat bagi para startup digital.

    Untuk mengikuti survei tersebut dapat membuka: startupstudio.id/survei. Ada 8 pertanyaan utama yang dapat diisi dalam 3-5 menit. Adapun hasil survei tersebut nantinya akan dibahas di media sosial Instagram @Startupstudio.id.

    Sumber: aptika.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Surat Pemberitahuan Penerimaan Sampel Covid-19 Diliburkan? Hoaks!

    Gambar surat pemberitahuan dengan kop Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan beredar di media sosial Selengkapnya

    Dukung Kebijakan Social Distancing, Platform Digital Kampanyekan Di Rumah Saja

    Kebijakan social distancing atau bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah yang dilaksanakan Pemerintah mendapat dukunga Selengkapnya

    Ini Langkah Kominfo Tangkal Sebaran Hoaks Covid-19

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memastikan pihaknya akan menangkal setiap informasi yang tidak benar atau hoaks yang bere Selengkapnya

    Gunakan LMS, Pusdiklat Kominfo Gelar Ujian Online Pertama Kali

    Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo menggelar Ujian Tertulis Online Diklat Jabatan Fungsional Pranata Humas Selengkapnya