FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    27 05-2020

    133

    Kemdikbud Buka Kembali Sekolah Bulan Juli? Disinformasi!

    Kategori Berita Kementerian | doni003

    Jakarta, Kominfo – Di tengah pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah, muncul artikel di media sosial Facebook dengan judul ”Kemdikbud buka kembali sekolah pada pertengahan Juli”.

    Berdasarkan penelusuran TIM AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, ditemukan fakta bahwa konten itu merupakan konten disinformasi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim membantah pernyataan yang mengatakan bahwa sekolah akan dibuka kembali pada Ajaran Baru Juli 2020.

    “Pernyataan tersebut tidaklah benar. Pernyataan tersebut bukan pernyataan resmi dari Kemdikbud,” tegas Nadiem Makarim.

    1. Berikut daftar lengkap hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi TIM AIS Kementerian Kominfo Rabu (27/05/2020):
    2. Akun Facebook Mengatasnamakan Kapolres Tanjabbar
    3. Mamah Dedeh Meninggal Dunia
    4. Foto Penampakan Tol Langit yang Pernah Dilewati Mobil ESEMKA
    5. Komunis Bebas Berkeliaran Para Habib di Dzolimi
    6. Puasa Ramadhan Harus Diulang
    7. Pasien Covid-19 Asal Kabupaten Murung Raya Kabur
    8. Kemendikbud Buka Kembali Sekolah pada Bulan Juli

    Berita Terkait

    Data Nomor Ponsel Pelanggan Telkomsel Dijual? Disinformasi!

    Beredar konten di media sosial Twitter mengenai unggahan berupa keluhan tentang pesan singkat atau SMS dari nomor tak dikenal yang masuk ke Selengkapnya

    Nadiem Desak Nikah Massal untuk Siswa SMK? Itu Disinformasi!

    Konten dengan judul “Berantas pengangguran, Nadiem Desak Nikah Massal Untuk siswa SMK” beredar di media sosial. Faktanya setelah ditelu Selengkapnya

    Ponsel Pesepeda Hilang Karena Hipnotis? Itu Disinformasi!

    Beredar video di media sosial berisi gambaran beberapa remaja kehilangan ponsel saat bersepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pus Selengkapnya

    Sebuah Desa hanya Dihuni Tujuh KK? Disinformasi!

    Konon ada desa bernama Puhbale Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri yang hanya dihuni tujuh kepala keluarga (KK). Kabar tersebut beredar di medi Selengkapnya