FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 06-2020

    238

    Pelonggaran PSBB, Dirjen IKP: Masyarakat Perlu Adaptasi!

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Warga mengunjungi obyek wisata Candi Banyunibo di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (9/6/2020). Dinas Pariwisata DIY berencana menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dan protokol kesehatan ketat pada sektor pariwisata dengan mengedepankan konsep bersih, sehat dan aman sebagai tahapan menuju normal baru guna mencegah penularan Covid-19. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Pemerintah telah menerapkan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menjalankan kenormalan baru (new normal) di beberapa wilayah dengan kriteria ketat. 

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktiyo menyebutkan kenormalan baru adalah membuka seluruh  aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.  

    "Masyarakat diminta untuk melakukan adaptasi perubahan perilaku di masa pelonggaran PSBB. Namun, masyarakat tidak boleh salah mengartikan normal baru dengan menganggap penularan pandemi COVID-19 sudah mereda," tegasnya dalam Pertemuan Daring bertema Peluang dan Tantangan dalam Menghadapi Tatanan Kehidupan Normal Baru, dari Jakarta, Sabtu (13/06/2020).

    Widodo mengatakan, perubahan perilaku kenormalan baru yang diterapkan saat ini berjalan sesuai arahan WHO.   "Tujuan utama tatanan normal baru  adalah perubahan perilaku melalui komunikasi publik yang sistematis dan komprehensif untuk memutus mata rantai COVID-19 terutama dengan memastikan physical distancing. Pesan utamanya adalah disiplin, gotong royong, optimis dan positif," jelasnya. 

    Widodo menegaskan, melakukan aktivitas normal baru dengan mengubah cara perilaku adalah pilihan satu-satunya saat ini selama vaksin COVID-19 belum ditemukan. Masyarakat diminta untuk menjalankan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol Kesehatan.

    “Tips agar kita tidak terpapar COVID-19;  perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, serta disiplin mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya. 


    Berita Terkait

    Dirjen IKP: Mahasiswa Jadi Mata-Telinga dalam Pemilihan Serentak 2020

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam pelaksanaan Pemilihan Serentak 2020. Menurut Direktur Selengkapnya

    Dirjen PPI: Digitalisasi Siaran Buka Peluang Teknologi Baru

    Kualitas dan efisiensi layanan penyiaran akan makin lebih baik dengan digitalisasi. Menurut Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Inform Selengkapnya

    Ada Penjarahan di ITC Roxy Mas? Awas Hoaks!

    Ada tayangan video memperlihatkan kerusuhan yang terjadi di ITC Roxy Mas Jakarta Pusat. Konten yang disebar di media sosial itu disertai nar Selengkapnya

    Dirjen IKP: Jadikan Prokes Standar Baru Prosedur Pelayanan Wisatawan

    Wilayah destinasi pariwisata wajib menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) sebagai standar baru dalam prosedur pelayanan kepada wisatawan. Di Selengkapnya