FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 06-2020

    796

    [DISINFORMASI] Seruan Mengumpulkan Data Diri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN kota Tangerang Selatan

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan:

    Beredar pesan berantai terkait seruan yang merupakan hasil rapat antara Camat, Walikota Tangerang Selatan, Wakil Walikota serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangsel untuk mengumpulkan data diri termasuk alamat rumah para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN. Permintaan data diri tersebut kemudian dikaitkan dengan kepentingan politik calon petahana pada Pilkada Tangerang Selatan.

    Setelah ditelusuri Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie membantah isu tersebut. Ia menerangkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak pernah mengadakan rapat untuk  mengumpulkan data diri ASN dan Non ASN. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangerang Selatan membantah pendataan pegawai ASN dan non ASN Kota Tangerang Selatan dikaitkan dengan penyelenggaraan Pilkada Kota Tangerang Selatan Tahun 2020. Ia menjelaskan, pihaknya memang sedang melakukan pendataan ASN dan Non ASN Tangerang Selatan untuk mengetahui jumlah real pegawai. Pendataan ASN dan Non ASN tersebut dilakukan untuk kepentingan pengaturan jadwal kerja terkait persiapan penerapan era kenormalan baru sebagai upaya pencegahan Covid-19

    KATEGORI: DISINFORMASI

    Link Counter :

    https://wartakota.tribunnews.com/2020/06/20/viral-beredar-pesan-singkat-seruan-mengumpulkan-data-asn-dan-non-asn-kota-tangsel-bkpp-membantah

    https://banten.idntimes.com/news/banten/muhammad-iqbal-15/jelang-pilkada-viral-pesan-berantai-pengumpulan-data-asn-tangsel

    Berita Terkait

    [DISINFORMASI] Membersihkan Perabot Rumah dengan Asam Sitrat dan Pemutih

    Selengkapnya

    [HOAKS] Penculikan Seorang Siswa Kelas 2 SMP Al-Hikmah Pondok Cabe 5 Tangerang Selatan

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Foto Korban Longsor di Lebakbarang Pekalongan

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Data Pfizer 6 Bulan Menunjukkan Vaksin Lebih Banyak Sebabkan Penyakit daripada Manfaatnya

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA