FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    24 06-2020

    119

    Dirjen PPI: Pengalihan Jabatan Buka Kesempatan Berinovasi

    Kategori Berita Kementerian | Yusuf
    Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M. Ramli dalam acara Pengangkatan dan Pelantikan Penyetaraan Pejabat Fungsional Ditjen PPI di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (24/06/2020). - (AYH)

    Jakarta, Kominfo – Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menyatakan jabatan fungsional memiliki kelebihan dalam mengembangkan inovasi. 

    Menurut Dirjen Ramli, dengan peralihan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional turut membuka kesempatan untuk berinovasi jauh lebih baik daripada terkungkung dengan jabatan yang sifatnya struktural. 

    “Jadi, inovasi tidak terbatasi lagi. Saudara bisa berinovasi dengan demikian rupa tidak ada lagi pekerjaan yang terhambat karena jenjang struktural ini. Para Direktur pun bisa mengembangkan dengan penuh terhadap fungsional yang ada di bawahnya,” tuturnya dalam acara Pengangkatan dan Pelantikan Penyetaraan Pejabat Fungsional Ditjen PPI di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (24/06/2020).

    Dirjen Ramli menjelaskan pembinaan jabatan fungsional penting bagi sivitas Ditjen PPI untuk memastikan kinerja lembaga dalam bentuk pembagian tugas. "Karena adanya perubahan proses pengelolaan organisasi dari basis struktural menjadi fungsional juga berpengaruh bagi kepemimpinan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk dapat melakukan supervisi dan pembagian tugas langsung kepada individu," ungkanya.

    Peningkatan kinerja, menurut Dirjen PPI juga sangat terbuka dengan adanya penyederhanaan jabatan, melakukan penyetaraan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional.

    "Sebagaimana tertuang dalam PP 17 tahun 2020 tentang Perubahan Atas PP 11 tahun 2017, peralihan jabatan dari struktural menjadi fungsional  adalah untuk menggerakkan seluruh kementerian dan lembaga ini dengan pola pengangkatan sesuai dengan policy dari Presiden Jokowi,"

    Dengan pola kerja seperti itu, jabatan fungsional akan dengan cepat bisa memenuhi syarat untuk masuk ke pimpinan tinggi baik pratama maupun madya. “Jumlah jabatan struktural seperti Eselon III itu sifatnya terbatas sehingga ketika orang itu sudah nangkring, di bawahnya ada lima orang memperebutkan satu jabatan di atasnya. Tetapi karena ada jabatan fungsional, orang bisa sama-sama naik semua di satu level posisi. Pokoknya semua yang memiliki kapasitas, punya potensi yang sama untuk naik jabatan,” urai Dirjen PPI.

    Dalam acara itu, Dirjen Ramli menyatakan pengalihan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional sesuai dengan arahan Presiden. “Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melaksanakan arahan Kepala Negara terkait penyederhaan birokrasi. Dengan begitu, jabatan administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) telah resmi dialihkan ke jabatan fungsional,” ujarnya.

    Peluang Karir

    Lebih lanjut, Dirjen Ramli menuturkan, untuk masuk ke jabatan pimpinan pratama dari fungsional saat ini jauh lebih mudah karena naiknya bisa lebih cepat jika memang golongannya sudah memenuhi syarat dan kapasitasnya sudah baik.

    “Kalau di struktural saudara-saudara itu naik jabatannya empat tahun sekali. Tetapi kalau di fungsional bisa dipersingkat menjadi dua tahun,” jelasnya.

    Selain itu, menurut Dirjen Ramli, dengan dibacakannya surat Keputusan Menteri Kominfo No. 114 s.d 168 tahun 2020 ini, mempertegas bahwa untuk jenjang karir fungsional menjadi lebih luas. 

    “Kalau sudah masuk ke struktural dan kemudian karena enggak bisa naik-naik ke pimpinan tinggi pratama ya berarti pensiunnya di usia 58 tahun, tapi begitu masuk fungsional masa bakti kerjanya sampai dengan 60 tahun,” tuturnya.

    Menurut Dirjen PPI pengalihan menjadi jabatan fungsional dimaksudkan agar tidak mengurangi kebahagiaan dan jangan sampai merugikan pegawai di lingkungan Ditjen PPI.

    "Supaya nanti ketika ada yang memasuki masa purnabakti sudah berada pada posisi yang baik. Kemarin juga sama, kita percepat pelantikan Eselon III dan IV supaya grade-nya bagus. Kita ingin teman-teman mendapatkan posisi yang terbaik," ungkapnya.

    Bahkan Dirjen Ramli mengingatkan jika pendapatan pegawai tidak akan berkurang dengan menjadi jabatan fungsional. “Saya turut senang karena dengan saudara-saudara masuk ke jabatan fungsional, tidak berarti take home pay-nya turun. Tidak berkurang satu rupiah pun. Karena apa? Jangan sampai mendapatkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya, tidak mempengaruhi pengahasilan,” tandasnya.

    Selain batasan usia pensiun, Dirjen Ramli menyampaikan adanya fleksibilitas penilaian kinerja.  "Pimpinan Tinggi Pratamanya akan bisa melihat dengan jernih siapa yang memiliki prestasi yang baik dan siapa yang mempunyai spirit kerja yang bagus," jelasnya. 

    Oleh karena itu, dari tim work ini bisa saja akan ditetapkan untuk koordinatornya, tergantung kebutuhan dan prestasinya. Jadi, tidak ada lagi istilah kita ini tidak bisa kerja. 

    “Saya sangat berbangga dan turut senang pada hari ini bisa melantik saudara-saudara untuk memasuki mutasi dari struktural ke fungsional. Semoga ini menjadi awal yang baik ke depan dan diberikan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.

    Turut hadir dalam pelantikan itu tersebut perwakilan dari Biro Kepegawaian dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo, dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika. (hm.ys)

    Berita Terkait

    Dirjen Aptika: Peluang Ekonomi Digital Bak Luas Samudera

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan ekonomi digital yang ber Selengkapnya

    Disinformasi! Pembagian Tanaman Gratis dari Pemerintah

    Beredar kabar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membagikan bibit tanaman gratis. Konon, masyarakat baik perorangan maupun ke Selengkapnya

    Dirjen SDPPI: Perubahan Jabatan Percepat Birokrasi dan Proses Bisnis Baru

    Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail menyatakan perubahan jabata Selengkapnya

    Dirjen IKP: Penyetaraan Jabatan Fungsional Tingkatkan Profesionalitas dan Kinerja GPR

    Penyetaraan jabatan administratur dan pengawas menjadi jabatan fungsional merupakan salah satu upaya Direktorat Jenderal Informasi dan Komu Selengkapnya